CILACAPJATENG

Jembatan Gantung Swadaya di Cibungur Jadi Akses Penting Petani

CILACAP, BIDIKNASIONAL.com – Jembatan gantung yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat di Dusun Cibungur, RT 04/RW 16, Desa Wanerja, Kecamatan Wanerja, Kabupaten Cilacap, kini menjadi akses penting bagi warga, terutama para petani yang hendak menuju lahan persawahan.

Jembatan tersebut dibangun atas dasar kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung menuju kawasan pertanian. Keberadaannya diharapkan dapat mempermudah aktivitas petani, baik saat membawa sarana produksi pertanian maupun mengangkut hasil panen.

Tokoh masyarakat setempat, Hadin, mengatakan pembangunan jembatan merupakan hasil gotong royong masyarakat karena akses tersebut sangat dibutuhkan warga.

Menurut Hadin, meskipun jembatan telah selesai dibangun, masih diperlukan perhatian terhadap aspek keselamatan dan kekuatan konstruksinya.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama para petani untuk menuju lahan persawahan. Karena dibangun secara swadaya, kami berharap ada perhatian untuk penguatan dan pengamanannya agar lebih aman ketika digunakan,” ujar Hadin.

Ketua LKRI Minta Ada Perhatian Teknis

Harapan serupa disampaikan Ketua LKRI setempat, Solihin Basri. Ia mengapresiasi inisiatif masyarakat yang bergotong royong membangun akses tersebut.

Namun, Solihin berharap jembatan yang telah dibangun dapat ditinjau oleh pihak terkait, terutama dari sisi teknis dan keselamatan pengguna.

“Kami berharap pihak terkait bisa melihat langsung kondisi jembatan ini. Kalau masih ada bagian yang membutuhkan penguatan atau pengamanan, mudah-mudahan bisa diberikan arahan dan perhatian secara teknis,” kata Solihin Basri.

Menurutnya, jembatan tersebut bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam menunjang aktivitas pertanian masyarakat.

Akses yang memadai akan membantu petani membawa pupuk, benih, peralatan pertanian, maupun hasil panen dari lahan persawahan menuju permukiman.

Perlu Evaluasi Kondisi Konstruksi

Secara teknis, penggunaan jembatan gantung secara rutin oleh masyarakat perlu diikuti dengan pemeriksaan terhadap sejumlah komponen konstruksi. Di antaranya kabel utama, kabel penggantung, titik angkur, tumpuan, lantai jembatan, sambungan, serta pengaman pada sisi kiri dan kanan jembatan.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi aktual konstruksi dan memastikan jembatan sesuai dengan fungsi serta beban yang direncanakan.

Usulan warga mengenai penambahan penguat maupun pengaman juga idealnya didasarkan pada hasil pemeriksaan teknis di lapangan. Dengan demikian, tindakan yang dilakukan tidak hanya bersifat tambahan secara visual, tetapi benar-benar sesuai kebutuhan struktur.

Warga Berharap Akses Pertanian Semakin Aman

Masyarakat berharap pembangunan secara swadaya tersebut mendapat dukungan lanjutan dari pemerintah desa maupun instansi teknis terkait, terutama dalam aspek pembinaan, pemeriksaan dan pengamanan.

Warga tidak mempersoalkan siapa yang harus melakukan penguatan, tetapi berharap kondisi jembatan dapat dipastikan aman sebelum digunakan secara lebih luas dan intensif.

Bagi para petani Cibungur, keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting karena menyangkut kelancaran akses menuju lahan persawahan dan aktivitas pertanian sehari-hari.

Semangat gotong royong masyarakat telah menjadi langkah awal dalam menghadirkan akses tersebut. Kini, warga berharap aspek keselamatan dan kelayakan konstruksinya juga mendapat perhatian sehingga jembatan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang. (Asep sujana)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button