
JOMBANG, BIDIKNASIONAL.com – Melalui Komisi C DPRD Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek rehabilitasi Jalan Kemuning di Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Senin (2/11).
Pada peninjauan lalu yang dipimpin Ketua Komisi C DPRD Jombang M Zahrul Jihad setelah menerima laporan masyarakat terkait kualitas pengerjaan jalan senilai Rp 1,16 miliar tersebut.
Ketika itu dari Komisi C , menilai kerusakan yang ditemukan masih dalam batas kewajaran, DPRD meminta kontraktor segera melakukan perbaikan selama masa pemeliharaan.
”Memang ada laporan dari masyarakat terkait pengerjaan Jalan Kemuning ini. Makanya, kami dari Komisi C turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan,” ungkap nya.
Selain itu pada sidak tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Jombang.
Sehingga pada pembangunan jalan yang menggunakan anggaran daerah yang harus dipastikan kualitas dan manfaatnya bagi masyarakat.
”Kalau melihat kondisi di lapangan, kerusakan-kerusakan yang ada ini masih sangat wajar. Tetapi, bukan berarti kemudian dibiarkan. Tetap harus ada evaluasi terhadap hasil pekerjaan,” ujarnya.
Bahwa Zahrul menyampaikan, meski proyek selesai dikerjakan, masih ada masa pemeliharaan yang menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana. ujarnya.
Saat itu juga dikatakan nya , pihaknya meminta agar setiap kerusakan yang ditemukan segera diperbaiki.
”Ini kan masih masa pemeliharaan. Jadi, kami meminta kerusakan-kerusakan yang ada segera dilakukan pembenahan. Jangan sampai nanti justru semakin parah dan akhirnya merugikan masyarakat,” ungkap nya lagi.
Ditegaskan, Komisi C DPRD Jombang akan terus mengawal kualitas pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah daerah.
Anggota Komisi tersebut mengatakan, proyek rehabilitasi jalan tidak cukup hanya selesai secara administrasi, tetapi juga harus benar-benar menghasilkan kondisi jalan yang baik dan layak digunakan.
”Kami ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena itu, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian. Apalagi ini menggunakan anggaran APBD,” tandasnya. (Tok)


