JATIM

Bupati Jombang Gelar Rapat Koordinasi Melalui Teleconference‎

Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab dalam rapat koordinasi dengan camat,dan forkopimcam melalui telekonferensi di ruang Command Center Pemkab Jombang

JOMBANG, JATIM, BN-Bupati Mundjidah Wahab menggelar rapat koordinasi dengan para camat dan melalui teleconference. Kegiatan berlangsung di ruang Command Center Kantor Pemkab Jombang, Senin (23/3/20) lalu.

Dalam acara tersebut bupati mengingatkan kepada seluruh camat dan kepala desa untuk tetap tenang dan meniadakan kegiatan yang bersifat kerumunan, baik itu‎ pengajian-pengajian, acara Hajatan.

“Bicarakan dengan baik, carikan solusinya sementara ditunda agar semua aman,” kata Bupati Mundjidah.

Rapat kemarin juga dihadiri Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan, Ketua DPRD Jombang Masud Zuremi, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sekretaris Daerah kabupaten Jombang Akhmad Jazuli, dan sejumlah kepala OPD.

Rapat melalui sambungan video tersebut juga diikuti camat, forkopimcam dan seluruh kepala desa di Kabupaten Jombang.

Meski melalui sambungan video, namun rapat tetap berjalan lancar, masing-masing kecamatan satu per satu melaporkan kondisi warganya.

Baik itu warga yang masuk dalam kategori orang dalam resiko (ODR) maupun, pendatang dari luar kota lainnya.

Bupati menampung semua yang disampaikan camat. Ia meminta agar camat dan kepala desa dibantu Danramil dan Kapolsek memantau kegiatan warga. Jika perlu acara yang mengundang kerumunan seperti pengajian sementara ditiadakan.

Dari rapat tersebut, dihasilkan kepala desa bisa memanfaatkan mobil siaga desa untuk melakukan aktifitas ledang atau siaran informasi singkat. Pasalnya ledang yang selama ini dilakukan dinas kesehatan menggunakan mobil dinilai tak sampai pada warga karena mobil berjalan terlalu cepat.

Selain itu Bupati juga meminta kepada semua kepala desa untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dengan air mengalir lengkap dengan sabun di sejumlah fasilitas umum di desa, terutama di Kantor Desa, Warung-warung, dan Tempat ibadah.

“Pantau betul baik ODR, ODP. Tunda kegiatan yang mendatangkan masa, dan selalu koordinasi dengan semua pihak jika ditemukan gejala, dan pengumuman lainnya, Belajar mandiri diperpanjang sampai 4 April,” pungkas Bupati Mundjidah.(Tok/Humpro)‎

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button