ACEHSUBULUSSALAM

Ini 9 Program Pemdes Namo Buaya Dimasa Pemerintahan Bintang-Salmaza

SUBULUSSALAM, bidiknasional.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Namo Buaya ,Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam mengucapkan terima kasih kepada Bintang-Salmaza (BISA), yang mana dimasa Kepemimpinannya tahun 2020 Pemerintah Kota Subulussalam telah mengkucurkan anggaran bagi Desa namo buaya salah satu penerima maanfaat yang sudah di rasakan masyarakat.

Hal ini di ungkapkan Rahmad Sagala selaku kepala desa Namo Buaya kepada wartawan, Senin 15 November 2021.

Ia mengatakan kurang lebih sebanyak 9 item pekerjaan langsung yang di berikan pemerintah kota Subulussalam ke Desa Namo Buaya pada tahun 2020.

“Mulai dari pagar masjid At-Taqwa kampong namo buaya, paking belok masjid at taqwa desa namo buaya, Pagar TPU tempat pemakaman umum, paking belok pesantren darul aman desa namo buaya, pengerasan jalan kampong lama desa namo buaya, pagar SD namo buaya, pembersihan saluran parik kebun masyarakat, pembuatan parik ke kebun masyarakat, pembangunan jalan kebun masyarakat itu lah PL Tahun 2020 dasa Namo Buaya dimasa pemerintahan Bintang-Salmaza ( BISA ),” urai Rahmad Sagala.

” Untuk tahun 2021 ada 5 titik rencana Pekerjaan program, akan tetapi karena refocusing sehingga di tunda kegiatannya untuk tahun 2022,” tambahnya lagi.

Namun kendati demikin, Rahmad Sagala mengatakan di tahun 2021 ini Desa Namo Buaya Kecamatan Sultan Daulat,Kota Subulussalam di tunjuk sebagai salah satu Desa Penerima Program Nasional Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) Perdesaan Padat Karya bertujuan untuk kebutuhan masyarakat yang ada di Desa Namo Buaya.

Karena menurutnya Selama ini masyarakat mengeluh dengan kebutuhan Air bersih disana.

Apabila Musim kemarau panjang warga desa namo buaya terpaksa pergi ke Sungai Batu-Batu daerah Rikit yang di perkirakan ada sekira 2 KM jaraknya dari Desa.

“Warga Desa Namo Buaya baik itu mandi,memasak ataupun mencuci apabila Kemarau warga harus pergi kesungai Batu-batu Daerah Rikit,” ujarnya.

Dengan ditunjuknya Desa Namo Buaya sebagai Salah Satu Desa penerima SPAM sambungnya, Setidaknya lebih kurang 40 Kartu Keluarga (KK) antara kiri dan kanan sumur bor tersebut nantinya akan menerima manfaatnya.

Kenapa demikian,” tentunya ini semua karena keterbatasan anggaran , karena Anggarannya hanya Rp.315.000.000 ,sementara pada tahun ini harga bahan naik mulai dari harga semen dan besi begitu juga ,” ungkapnya.

Selaku kepala desa Namo buaya mewakili masyarakat dia mengucapkan terima kasih Sebanyak banyaknya kepada walikota Subulussalam H.Affan Alfian dan Bappeda Kota Subulusslam yang mana telah menunjuk Desa Namo Buaya Sebagai Penerima Program SPAM.

Dia berharap Kepada Pemerintah Kota Subulusslam Kepada Bapak Walikota H.Affan Alfian Untuk Tahun 2022 agar kiranya Men Support dana Kedesa Namo Buaya baik dari Pusat, Ataupun Pemerintah Provinsi paling tidak Dana APBK Kota Subulusslam supaya bisa dilanjutkan kepada masyarakat pada tahun 2022 penambahan daya lagi sekita 150 Kartu Keluarga lagi untuk Dusun Pelita dan Dusun Lae Sarah.

(A.Darminto bancin)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button