Connect with us

Para Pengusaha Besi Bekas Diduga Ilegal Tak Bayar Pajak

KALBAR

Para Pengusaha Besi Bekas Diduga Ilegal Tak Bayar Pajak

Agus Suprianto Anggota NGO-LSM LPK

KETAPANG, KALBAR, BN – Para Pengusaha besi bekas di Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, diduga Ilegal. Hal tersebut dikatakan Agus Suprianto selaku anggota NGO-LSM LPK (Lembaga Pemberantas Korupsi) kepaakepada wartawan Bidik Nasional, Minggu (29/4/2018)

Menurut Agus Suprianto, para pengusaha besi yang ada di Kab. Ketapang diduga tidak memiliki izin SIUP, SITU dan IMB terhadap tempat penampungan / penumpukan / gudang, “sudah jelas tidak membayar pajak, ” kata Agus

“Selama ini kita tidak menyadari adanya pengelapan pajak, dari usaha besi bekas ini, tiap tahunnya,” ungkap Agus Suprianto

“Saya menduga para pengusaha besi yang ada di Kabupaten Ketapang disinyalir tidak membayar pajak. Selama ini kita tidak menyadari adanya pengelapan pajak, dari usaha penampung besi bekas ini, tiap tahunnya. Besi yang di tampung juga tidak tau asal usul besi tersebut, apakah dapat dari dalam Dasar Laut atau dari Perusahaan yang sudah tidak Aktif atau dari perusahaan yang masih Aktif. Kalau kita lihat titik penampung atau pengepul penampung besi bekas dan besi padat, di dalam Kontribusi pemasukan daerah kita hitung dari kendawangan sampai Ketapang kalau kita tertibkan ini menjadi suatu pendapatan yang fantastis,” terangnya lanjut.

Dia juga menegaskan agar semua pengusaha penampung/ pengepul besi bekas yang ada di se-Kabupaten Ketapang agar membuat izin SITU, SIUP dan IMB di dinas terkait agar tertib pajak. dia juga menegaskan kepada Pol-PP agar bekerjasama dengan dinas terkait, untuk menertibkan tempat usaha pengepul atau Penampung Besi yang tidak memiliki izin agar ditertibkan,” segera pungkasnya Agus Supriyanto. *** ( Yan Pullar)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KALBAR

To Top
%d blogger menyukai ini: