Press "Enter" to skip to content

Diharapkan Terbangun Kesadaran Gizi Untuk Gemar Mengkonsumsi Ikan

BANDUNG, JABAR, BN – Lebih dari seribu anak-anak siswa dari SDN 027 serta SDN 022 yang berada di kawasan Cicadas Kota Bandung tampak riuh gembira mengikuti acara kampanye Gerakan Gemar Makan Ikan yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Selasa (18/9).

Sementara itu, Kepala Dispangtan Elly Wasliah yang diwakili Sekretaris Dispangtan, Galih Praasih mengatakan Dispangtan sendiri mempunyai tugas pokok yakni menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang pangan, bidang pertanian dan bidang perikanan.

Diharapkan Galih, melalui kegiatan sosialisasi Gerakan Gemar Makan Ikan ini akan terbangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan.

“Ikan merupakan bahan pangan sehat yang bergizi tinggi, mengandung omega 3 yang cukup baik bagi kecerdasan dan mampu mengisi kebutuhan gizi anak selama golden period atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan, termasuk, sangat baik bagi ibu pada periode persiapan kehamilan, masa kehamilan, hingga memberikan ASI,” papar Galih.

Pada kesempatan itu tampak pula anggota DPRD Kota Bandung, Ir. Kurnia Solihat yang juga Sekretaris Komisi B yang turut mengkampanyekan gerakan gemar makan ikan pada anak-anak usia dini.

Menurutnya, ikan adalah makanan berprotein tinggi, harga terjangkau, tapi mempunyai manfaat yang cukup besar untuk meningkatkan kecerdasan anak di masa pertumbuhan.

Selain itu, ditambahkan legislator Fraksi Gerinda ikan sangat bermanfaat untuk manusia terutama anak-anak sehingga masyarakat khususnya anak-anak perlu didorong untuk gemar makan ikan.

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini dapat membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan,” tandasnya.

Dikatakannya, pihaknya akan mendorong untuk meningkatkan anggaran kegiatan kampanye gemar makan ikan ini pada tahun depan. Pasalnya, diakui Kurnia Solihat anggaran pada tahun ini masih terbatas sehingga masih banyak sekolah di wilayah lainnya yang belum terjamah. (San)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.