Anggota Komisi B Menduga Salah Sasaran Program Pengentasan Kemiskinan


GAYO LUES, ACEH, BN – Data BPS tahun 2017 masyarakat Gayo Lues mengalami peningkatan kemiskinan 0,11% bila dibandingkan tahun 2016 lalu. Meningkatnya kemiskinan masyarakat Gayo Lues 0,11% mendapat sorotan tajam dari M. Yusuf HS komisi B.
Keprihatinan M. Yusuf HS salah satu anggota komisi B setelah tahu dari pemberitaan Bidik Nasional kalau kemiskinan masyarakat Gayo Lues meningkat 0,11% bila dibandingkan tahun 2016 lalu. Sedangkan program dari pemerintah pusat maupun daerah untuk masyarakat sudah ada di Dinas terkait tapi masih belum mampu untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Gayo Lues.
Salah satu anggota komisi B, M. Yusuf. HS saat di temui BN di rumahnya, Rabu (24/10). “Saya juga prihatin kalau membaca pemberitaan kalau masyarakat Gayo Lues mengalami kenaikan kemiskinan mencapai 0,11%. Perlu saya tanyakan program apa aja dari 4 Dinas terkait ( Pertambangan, Pertanian, UKM dan Perdagangan, Tenaga Kerja dan Sosial ) dan bagaimana hasil dari Evaluasi ?” ujar M. Yusuf.
Ada dugaan di beberapa Dinas yang membuat program tidak tepat sasaran sehingga tidak menyentuh ke masyarakat bawah yang membutuhkan bantuan. Seharusnya uang itu untuk menambah modal atau meningkatan skill supaya perekonomian masyarakat bawah bisa berjalan, lanjutnya.
Pemerintah Daerah tidak pernah serius memberantas kemiskinan dengan membuat angan angan bagaimana caranya saat dicairkan. Misalnya Dinas Pertanian kabupaten seharusnya dalam memberi bantuan terhadap petani harus jelas petani yang nerima bantuan, dimana lokasinya dan tempatnya.
Disisi lain Pemkab Gayo Lues melalui Dinas yang terkait semestinya jika ingin meningkatkan ekonomi masyarakat bawah seharusnya Pemkab menyediakan lapangan kerja melalui usaha yang diperuntukkan buat masyarakat menengah ke bawah.
Saya kemaren dalam rapat sudah menyampaikan kalau anda mengusulkan kegiatan untuk masyarakat kami tidak akan mengiyakan jika tidak memiliki data yang akurat. Mulai dari perencanaan kami sudah pantau sekarang dan harus jelas penerimanya, alamat dan data jelas. Kami mau uang negara yang dianggarkan betul betul tepat sasaran untuk masyarakat, pungkasnya. (dir)



