Connect with us

Faktor Terbayak Kesulitan Ekonomi, Janda  Di Gayo Lues Bermunculan

ACEH

Faktor Terbayak Kesulitan Ekonomi, Janda  Di Gayo Lues Bermunculan

Seri Binge, SH Kepaniteraan Mahkamah Syariah Gayo Lues

GAYO LUES, ACEH, BN – Faktor ekonomi yang dominan sebagai alasan wanita untuk  menggugat terjadinya perceraian di Mahkamah Syariah Gayo Lues. Sebanyak 84 pengajuan perceraian sampai bulan Oktober dan 15 perkara yang sudah di putuskan oleh Mahkamah Syariah.

Faktor sulitnya ekonomi salah satu penyebab perceraian yang terjadi di masyarakat ekonomi lemah. Tingginya angka perceraian di  Kabupaten Gayo Lues Aceh berujung wanita berstatus menjadi janda makin menjadi bertambah.

Mahkamah Syariah (MS) Kabupaten Gayo  Lues mencatat sebanyak 84 perkara yaitu 29 pihak suami mengajukan cerai talak sedangkan yang mengajukan cerai gugat dari pihak istri sebanyak 55 perkara.

Ketua Mahkamah Syariah,  Fakhrurrazi S.Ag melalui bagian  ke panitraan Seri Bunge. SH saat ditemui BN, Jumat (26/10) diruang kerja. “Selama Januari sampai Oktober 2018  ada 84 perkara yang sudah  mengajukan ke Mahkamah Syariah Kabupaten Gayo Lues. Permasalahan dalam keluarga yang mendominasi perkara antara lain 29 perkara cerai talak dan 55 cerai gugat” ungkap Seri Bunge, SH.

Menurut catatan di Mahkamah Syariah  terjadinya kasus perceraian dalam rumah tangga dapat terjadi karna beberapa hal : masalah ekonomi, perselingkuhan dan tidak adanya tanggung jawab dari salah satu pihak.

Penyebabnya terjadi perceraian ada 9 katagori antara lain  ada perzinahan, mabuk, judi, narkoba,  meninggalkan salah satu pihak,  akibat di hukum di penjara salah satu pihak,  dan  yang paling banyak menonjol karena permasalahan kesulitan ekonomi keluarga.

Untuk meminimalisasi jumlah angka perceraian pihaknya  sudah melakukan berbagai  upaya diantaranya pembinaan dan mediasi bagi keluarga yang mau mengajukan perceraian, pungkasnya. (dir)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in ACEH

Advertisement




Trending

Advertisement Free counters!
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
To Top
%d blogger menyukai ini: