Kepemimpinan Wasit Coreng Piala Kapoldasu

Pengamat Sumut : Wasit Nodai Pertandingan Piala Kapoldasu Antara Asahan Selaku Tuan Rumah Versus Tim Polres Labuhanbatu.

LABUHANBATU, SUMUT, BN – Tim Sepakbola Polres Labuhanbatu terpaksa harus menelan pil pahit, setelah kalah dengan score 1-3 melawan tim Polres Asahan Wilayah Zona 3, dalam Piala Kapoldasu, Sabtu (26/1) sore di Lapangan stadion Mutiara Kisaran Kabupaten Asahan.
Jalannya pertandingan yang di guyur hujan deras Tim Polres labuhanbatu mampu menguasai jalanya pertandingan. Kapten kesebelasan Tim Polres Labuhanbatu yang di perkuat M.Irfan mantan Pemain Bintang Jaya Asahan mampu meredam lini tengah tim Polres Asahan.
Melalui serangan balik cepat Tim Polres Labuhanbatu mampu mencetak gol di menit injuri time babak pertama melalui tendangan keras Saddam Rijal Nasution pada menit ke 47 sehingga merubah skor 1-0 untuk kemenangan tim Polres Labuhanbatu.
Di waktu injuritime habis wasit Sofian Arifin belum juga meniup pluit panjang pertandingan berakhir, hingga membuat pemain dan official protes. Dengan kondisi pertandingan wasit berat sebelah membuat pemain Tim Polres Labuhanbatu hilang konsentrasi hingga tim polres Asahan mampu menyamai skor 1-1 pada menit ke 49.
Penuturan Adi Bento kepada Wartawan gol balasan Tim Polres Asahan waktu pertandingan sudah melewati waktu injuritime karena waktu yang di berikan wasit tunggu hanya 2 menit, sudah jelas antara wasit yang memimpin tidak fair.
Memasuki babak kedua, Tim Polres Labuhanbatu terus menggempur pertahanan Tim Polres Asahan. Namun serangan Tim Polres labuhanbatu selalu kandas atas keputusan hakim garis (Lesmen) hingga membuat pemain Tim Polres Labuhanbatu frustasi akibat kepemimpina hakim garis dan wasit. Memasuki babak akhir babak kedua, Tim Polres Asahan menambah dua gol menit ke 80 dan 90.
Kekalahan Tim Polres Labuhanbatu ini menjadi sorotan salah seorang pengamat sepakbola Sumatera Utara, Adi Bento. Menurut Adi Bento bahwa pertandingan tersebut kurang fair dikarenakan wasit Sopian Arifin saat memimpin pertandingan terlihat berat sebelah dan merugikan tim tamu Polres Labuhanbatu.
“Pelanggaran yang dilakukan Tim Polres Asahan terjadi di titik kotak pinalty. Namun wasit, malah menunjuk pelanggaran tersebut di luar kotak pinalty. Sehingga terjadi perkelahian antar pemain,” ujarnya. (M.SUKMA)



