JATIMSURABAYA

Kick Off Vaksinasi Anak Usia 6 – 11 Tahun SDN Kedung Baruk 1/275

Teks foto : SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya gelar Vaksinasi anak usia 6 – 11, dilaksanakan sejak pukul 08.00 wib – selesai, di halaman sekolah, Rabu (23/12/2021),

SURABAYA, bidiknasional.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kedung Baruk 1/275 Surabaya gelar Kick off (start-red) Vaksinasi anak usia 6 – 11, yang dilaksanakan sejak pukul 08.00 wib – selesai, di halaman sekolah, Rabu 23 Desember 2021.

Hadir dalam acara tersebut Plt. Kepala Sekolah SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya, Babhinkamtibmas, Babhinsa, Tenaga Kesehatan, Jajaran wali kelas, Guru pengajar, orang tua/wali murid dan siswa-siswi SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya.

Ditemui bidiknasional.com, Plt Kepala Sekolah SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya, Reni Indaryanti M.Pd menjelaskan, dimulainya vaksinasi hari ini diperuntukkan bagi anak-anak usia 6 sampai dengan 11 tahun, khususnya murid kelas 3, kelas 4 dan kelas 6 yang belum menerima suntik vaksin.

Lebih jauh Reni menerangkan, hal tersebut dilaksanakan atas dasar program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Surabaya terkait program pemerintah dalam rangka target terpenuhinya kekebalan tubuh anak, agar tidak terpapar Virus Corona Desease 2019 (Covid-19) guna menatap Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

” Hari ini anak anak disuntik vaksin dosis pertama Sinovac, kelas 3, kelas 4, dan sebagian kelas 6. Sasaran anak yang divaksin sejumlah 268 murid dengan rincian kelas 3 = 95 anak, 88 anak kelas 4 dan kelas 6 = 85 anak,” ungkap Reni diruang kerjanya di Surabaya (23/12).

Plt Kepala Sekolah SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya, Reni Indaryanti M.Pd

Reni memaparkan, strategi alur penyelenggaraan menerapkan protokol kesehatan ketat. Pada pintu masuk diawal orang tua dan siswa, wajib melakukan cuci tangan. Kemudian orang tua dan anak melewati pintu cek suhu badan dengan dibantu petugas sekolah yang sudah berjaga.Selanjutnya anak menunggu ditempat yang sudah disediakan dan orang tua melakukan registrasi pendaftaran di meja registrasi.

” Selesai menjalani regiatrasi, orang tua wajib mengisi formulir data diri serta menyatakan bahwa anaknya berkenan divaksin atas persetujuan orang tua. Terdapat pula formulir screening yang harus di isi agar kesesuaian indikasi anak dapat divaksin atau tidak. Setelah itu formulir diserahkan pada meja verifikasi yang dijaga oleh petugas di meja registrasi,” ujarnya.

Sekaligus mendapat nomor antrian lanjut Reni, saat nomor antrian dipanggil, orang dan anak menyerahkan formulir yang dimaksud kepada petugas registrasi.

” Jika dinyatakan lolos, lalu anak dan orang tua menuju meja tensi tekanan darah dan siswa siap diberikan vaksin dimeja vaksinasi oleh tenaga kesehatan yang berjaga,” imbuhnya.

Dijelaskannya, dipintu keluar terakhir, orang tua menyerahkan data dan formulir kepada petugas data base serta anak yang telah di vaksin diwajibkan memasuki ruangan observasi waktu menunggu 15 – 30 menit.

Reni berharap, setelah anak-anak divaksin, orang tua tetap memberikan motivasi kepada putranya dan memberi pemahaman pentingnya vaksin. ” Ini penting bagi putra putri mereka agar kekebalan tubuh terjaga serta kami juga berkeinginan segera PTM,” jelasnya.

Untuk diketahui, selain vaksinasi Covid-19 yang direalisasikan pada hari ini, Reni juga  menambahkan, sebelumnya SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya juga telah menerapkan Tracing program tenaga pengajar bagi anak didik kelas 1 – kelas 4. Tracing menyisir semua murid yang masuk dalam kategori belum bisa membaca.

Target tersebut ia jalankan dikarenakan selama pandemi berlangsung sampai saat ini, pembelajaran siswa melalui online dan dibantu oleh orang tua siswa.

” Semoga dari tracing yang sudah kami lakukan, tumbuh kembang anak pada pembelajaran baca dan tulis semakin digenjot, supaya siswa yang belum bisa membaca dan menulis segera tertangani,” bebernya.

Ibu Iin orang tua Queensyah Putri Azzahra murid kelas 6 SDN Kedung Baruk 1/275 Surabaya

Ditemui wartawan media ini di ruang observasi , Ibu Iin orang tua dari siswi atas nama Queensyah Putri Azzahra murid kelas 6 mengaku lega anaknya  sudah divaksin.

Perempuan yang bertempat tinggal di Kedung Baruk Surabaya tersebut menyampaikan, vaksinasi anak telah lama ia tunggu. ” Kami di undang pihak sekolah pak. Senang rasanya anak kami sudah menerima vaksin sinovac tahap pertama. Insya allah kami akan terus menjaga protokol kesehatan. Kekebalan tubuh anak kami akan menjadi modal kepercayaan jika nanti, anak memasuki pembelajaran tatap muka,” terang Iin. (boody)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button