
Jalan akses penghubung antar kota dalam provinsi Track Ciamis Banjar Pangandaran Sampai batas Jateng (Foto: Asep Sujana)
BANJAR, BIDIKNASIONAL.com – Pembangunan jalan akses penghubung antar kota dalam provinsi Track Ciamis Banjar Pangandaran Sampai batas Jateng sedang dalam pengerjaan.
Pekerjaan jalan Nasional wilayah III Provinsi Jawa Barat, Preservasi jalan tersebut di kerjakan oleh PT. MODERN WIDYA TEHNICAL dengan pagu 211.279.179.000. Tahun anggaran. APBN 2021.
Pelaksana lapangan Nurjaman mengatakan bahwa untuk pekerjaan ini sangat di butuhkan sekali kesabaran dan menjaga keselamatan para pekerja supaya berhati hati dalam melaksanakan pekerjaan, karena sangat riskan sekali dengan pengguna jalan , terutama di saat ramai banyak kendaraan roda empat yang hendak berkunjung ketempat wisata pantai Pangandaran.
Menurut keterangan yang di peroleh dari salah seorang pengendara yang terhenti karena jalur lalu lintas jalan tersebut dibuka tutup bergantian untuk melintas.
Dirinya mengatakan memang sudah selayaknya nya jalan Nasional tersebut harus diperbaiki karena kondisi nya sudah bergelombang dan retak retak.
“Sebagai masyarakat sangat bersyukur sekali kepada pemerintah provinsi dan pusat atas peduli kepada kepentingan masyarakat karena jalan merupakan kebutuhan yang vital buat kendaraan. Alhamdulillah sekarang sedang di perbaiki, jalan jadi halus kami pun aman nyaman dalam berkendara,” ucapnya dengan raut muka bahagia.
Salah seorang warga Karsono yang tinggal di dusun Pasirgelis Padaherang mengatakan, kami sebagai warga masyarakat mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah memperbaiki jalan dan membangun TPT yang bersentuhan langsung dengan bibir sawah.
“Dulu ketika belum dibangunya TPT air dari sawah masuk semua ke jalan, pesawahan yang berada di dua sisi kanan kiri jalan menjadi satu, menggenangi jalan. Nah, sekarang setelah di buatkan TPT dan peninggian jalan air dari kedua sisi lahan pesawahan tersebut terbendung.
Begitu juga kondisi yang berada di lokasi Bojongnangka Pamarican telah dibangunnya TPT daerah tersebut juga rawan Banjir tapi tidak sampai ke jalan karena posisi jalan lebih tinggi dari lahan pesawahan,” sebutnya menjelaskan.
Laporan: ASEP SUJANA
Editor: Budi Santoso


