Era Industri 5.0 Jepret Pakai HP Dapat Cuan

Lutfi Hanafi alias Onyengradar (Foto.dok: Irul)
PEKALONGAN, BIDIKNASIONAL.com – Jepret Pakai HP Dapat Uang diera industri 5.0 ini ternyata banyak kerja kreatif yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang dengan cara-cara kreatif pula. Salah satu caranya dengan menjual konten bisa foto video pendek vektor dan suara yang cukup menggunakan model HP dan kita bisa mendapatkan.
Salah satu penggiat sosial media asal Kabupaten Batang, Lutfi Hanafi atau biasa dipanggil Onyengradar, rutin membagikan tipsnya dalam menjual konten di internet.
“Platform yang saya gunakan untuk jual konten adalah, Microstock,” ucap Onyengradar.
Untuk diketahui, Microstock merupakan wadah bagi para pelaku industri kreatif untuk memasarkan dan menjual hasil karya mereka di internet sehingga dapat dijangkau di seluruh dunia.
“Jadi kita cukup bikin konten bisa foto, video, vector dan suara. Kita upload di sini Jika ada yang beli kita akan dapat uang,” ucap Onyengradar.
Alat yang digunakan apa saja yang penting bisa buat foto. Bahkan pakai kamera HP pun bisa. Diera sekarang, kualitas kamera HP sudah bagus. Hasilnya hampir sama dengan kamera digital.
”Asal sudah paham fotografi, cukup dengan HP saja fotonya sudah bagus,” terangnya.
Ada berbagai microstock yang jadi pilihan bagi konten creator, mulai dari Shutterstock Contributor, Adobe Stock, Dreamstime, Istock by Getty, Pond5, 123RF, Depositphotos, Alamy, Envato, Bigstock, Scopio, Vectezy dan lain sebagainya.
Setiap Microstock cara daftarnya berbeda-beda, namun pada umumnya siapkan email, disarankan Gmail. Password yang kuat, minimal 8 karakter kombinasi huruf besar, kecil dan angka. Isi dan lengkapi form pendaftaran, verifikasi email.
Dan tentunya siapkan konten, baik foto atau video pendek. Juga membuat akun pembayaran internasional, disarankan Paypal. Jika sudah diterima, bisa langsung upload foto. Dan ikuti ketentuannya, mulai dari isi deskripsi foto, kategori,keyword atau hastag dan ketentuan lain jika dibutuhkan.
Setiap Deskripsi dan keyword yang dibuat, diharuskan memakai bahasa Inggris. bagi yang kesulitan, bisa menggunakan Google Translate. Jadi deskripsi, dibuat sesuai bahasa Indonesia, kemudian baru diterjemahkan ke Inggris.
“Setiap microstock pendapatannya berbeda, namun setiap foto kita yang dibeli atau di download, dapat komisi,” ujar Onyengradar.
Nantinya, jika jumlah pendapatan yang kita kumpulkan dapat sudah batas minimum. Secara otomatis, pengelola Microstock akan mentransfer uang kita berupa dollar ke akun paypal.
“Namun sebelumnya, kita harus lengkapi laporan pajaknya. Sudah ada tutorial di masing-masing Microstock,” terangnya.
Jadi bagi yang hobi fotografi, daripada hasil fotonya menganggur atau pajangan di sosial media. Lebih baik bisa diupload di Microstock, selain menjadi Portofolio gratis, juga bisa mendapat penghasilan, atau istilah umumnya Passive income.
Laporan: irul
Editor: Budi Santoso



