PASAMANSUMBAR

Keberhasilan Meningkat, Kebutuhan UTD Mendesak: PMI Pasaman Bahas Penguatan Layanan dalam Rapat Pleno

PASAMAN, BIDIKNASIONAL.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman menggelar rapat pleno dengan fokus utama pada keberhasilan kinerja organisasi sekaligus kebutuhan mendesak penguatan Unit Transfusi Darah (UTD).

Rapat tersebut dihadiri Ketua PMI Pasaman Sabar AS, Ketua Dewan Kehormatan PMI Pasaman Hamdy Burhan, serta jajaran pengurus dan unsur terkait lainnya.

Dalam pemaparan yang disampaikan Rosben Aguswar, PMI Pasaman mencatat sejumlah capaian signifikan sepanjang 2025. Di antaranya, angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Pasaman tercatat nol. Selain itu, ketersediaan darah juga dalam kondisi surplus, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Keberhasilan tersebut turut menopang capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Pasaman yang saat ini berada pada peringkat kedua terbaik di Sumatera Barat. Capaian itu dinilai tidak terlepas dari peran aktif PMI dalam memastikan ketersediaan darah yang cukup dan aman bagi masyarakat.

Namun di balik capaian tersebut, kebutuhan penguatan UTD menjadi perhatian serius. Untuk melengkapi sarana, prasarana, serta memenuhi standar perizinan operasional secara menyeluruh, PMI Pasaman membutuhkan anggaran minimal Rp400 juta. Saat ini, dana hibah yang tersedia bagi PMI berada di kisaran Rp150 juta, sehingga diperlukan dukungan tambahan dari berbagai pihak.

Selain membahas kebutuhan UTD, rapat pleno juga menyinggung program kerja PMI Pasaman tahun anggaran 2026, rencana penandatanganan MoU dengan puskesmas, penguatan koordinasi dengan PMI kecamatan, penambahan tenaga kesehatan, serta pelaksanaan Bulan Dana PMI Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.

Ketua PMI Pasaman, Sabar AS, mengapresiasi dedikasi pengurus dan relawan yang tetap mampu menunjukkan peningkatan kinerja di tengah keterbatasan anggaran. Ia menegaskan bahwa pelayanan kemanusiaan harus terus diperkuat, terutama dalam menjamin ketersediaan darah bagi masyarakat.

Sementara itu, Hamdy Burhan menyatakan kekagumannya atas capaian PMI Pasaman. Ia berkomitmen untuk menghubungi sejumlah relasi guna membuka peluang kontribusi dalam mewujudkan UTD yang representatif dan memenuhi standar.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ketua PMI Pasaman menyerahkan piagam penghargaan kepada penyelenggara donor darah massal. Penghargaan juga akan diberikan kepada para pendonor yang telah lebih dari 10 kali mendonorkan darahnya, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan. (Rf)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button