Diduga Ada Belatung dalam Menu MBG di SMA Negeri 1 Pekalongan, Ini Kata Ketua LSM Robinhood

Dugaan adanya belatung dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Pekalongan (Foto: Dikin)
PEKALONGAN, BIDIKNASIONAL.com – Dugaan adanya belatung dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Pekalongan menjadi sorotan publik setelah foto makanan tersebut viral di grup WhatsApp.
Menu yang diduga ada belatungnya tersebut diketahui berupa bakso yang disajikan kepada siswa saat jam istirahat. Pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut setelah dilakukan pengecekan internal.
Wahid, Kepala SMA Negeri 1 Pekalongan saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa peristiwa itu memang terjadi dan telah dilaporkan kepada pihak terkait.
“Informasi terkait menu MBG yang terdapat belatung memang benar. Kejadiannya kemarin pada menu bakso saat jam istirahat,” ungkap Wahid melalui sambungan telepon, Jumat (17/4/2026).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak sekolah bersama wali murid segera mengambil langkah dengan membuat laporan resmi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) serta Ketua DPRD dan dinas terkait.
Selain itu, sekolah juga mengajukan pergantian penyedia layanan makanan atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai kurang profesional.
Sebagai langkah antisipasi, distribusi MBG ke sekolah untuk sementara dihentikan hingga ditemukan penyedia pengganti. Direncanakan, penghentian berlangsung hingga 20 April 2026.
“Untuk sementara pengiriman MBG dihentikan sampai ada pengganti SPPG yang baru. Ada empat siswa yang sempat mengonsumsi makanan tersebut hingga mengalami muntah-muntah, dan langsung ditangani oleh pihak Puskesmas Pekalongan Timur yang langsung datang ke lokasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua LSM Robinhood Pekalongan Raya, Arif menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melaporkannya kepada Ketua Satgas MBG Pekalongan serta Badan Gizi Nasional dan Ketua DPRD selaku pengawasan.
“Kami sebagai perwakilan masyarakat akan segera melaporkan SPPG di Kalibaros terkait temuan ini agar ada evaluasi menyeluruh,” tegasnya.

Awak media berupaya konfirmasi ke pihak Kepala SPPG Kalibaros, Sabtu (18/4/2026). Foto: Dikin
Hingga berita ini diturunkan, awak media telah melakukan upaya konfirmasi ke pihak Kepala SPPG Kalibaros, Sabtu (18/4/2026). Namun baik kepala maupun pemilik (owner) belum dapat ditemui karena tidak berada di tempat dan hanya bertemu pihak penjaga pintu gerbang. (Dikin)



