
SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – Pelaku pembacokan viral di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, yang menewaskan korban bernama Hasan warga Sampang Madura, akhirnya tertangkap oleh Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Pelaku berinisial HK (44 tahun), yang tinggal di Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya. Ia tertangkap Polisi setelah dikabarkan sempat melarikan diri di Kabupaten Sampang Madura.
Data dihimpun wartawan koran ini, bahwa aksi pembacokan yang terjadi pada hari Rabu Pagi tanggal 29 April 2026, sekira pukul 07.30 Wib, dipicu permasalahan sakit hati lantaran foto korban yakni Hasan berada di beranda Handphone istri terduga HK.
Tidak hanya itu, aksi pembacokan juga melibatkan tiga orang masing-masing berinisial SR, I, dan S, ketiganya warga Sampang, Madura. Mereka saat ini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
Diterangkan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan, awal kasus pembacokan yang meregut nyawa, dipicu permasalahan sakit hati melalui layar TikTok.
“Jadi, kecemburuan terduga HK tidak terbendung setelah melihat di layar TikTok Handphone milik istrinya terdapat foto kemesraan dengan pria lain diberandanya,” kata Iptu Suroto, kepada wartawan, Senin (04/05/2026).
Melihat kemesraan istri dengan pria lain, Lanjut Iptu Suroto, kemudian terduga HK mencari tau keberadaan pria tersebut, hingga akhirnya identitasnya diketahui lengkap beserta tempat tinggalnya.
“Bahkan terduga HK juga mengetahui, bahwa korban bekerja sebagai seorang kuli bangunan, lalu direncanakan penganiayaan tersebut hingga pada hari Rabu terjadilah aksi pembacokan berdarah yang meregut nyawa di Jalan Wonokusumo,” tutur Iptu Suroto.
“Korban dibacok secara membabi-buta hingga mengalami luka parah dan meninggal dunia oleh terduga HK dengan senjata tajam sejenis celurit yang diselipkan dibagian belakang pinggang sebelah kirinya,” sambung Iptu Suroto, menjelaskan kronologis kasus pembunuhan tersebut.
Lama tak berselang, Polisi datang ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk memeriksa CCTV dilokasi dan berhasil mengidentifikasi para pelaku kemudian dilakukan pengejaran.
“Terduga HK sempat kabur ke Sampang bersama tiga temannya yang terlibat usai melakukan pembacokan tersebut, namun saat berada ditempat persembunyiannya di Jalan Kalimas, Surabaya. Terduga HK berhasil kami amankan beserta celurit yang digunakan untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia,” terangnya.
Pewarta – Abd. Rosi



