
Grobogan Agro Expo (GAE) VIII Tahun 2026 (ist)
GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com – Perkembangan teknologi yang semakin pesat dinilai harus menjadi peluang bagi sektor pertanian untuk terus berkembang. Karena itu, para petani dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan zaman agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga daya saing hasil pertanian.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Grobogan, Setyo Hadi, saat membuka Grobogan Agro Expo (GAE) VIII Tahun 2026 yang digelar di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Rabu (3/6/2026).
Menurut Setyo Hadi, tantangan pertanian saat ini tidak lagi sebatas persoalan cuaca, ketersediaan air, maupun harga komoditas. Di tengah perkembangan teknologi digital, sektor pertanian dituntut mampu memanfaatkan inovasi sebagai bagian dari strategi meningkatkan hasil produksi dan efisiensi usaha tani.
Karena itu, pelaksanaan Grobogan Agro Expo yang mengangkat tema “Mendukung Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Smart Farming” dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai teknologi dan inovasi yang dapat diterapkan langsung oleh petani.
Ia menegaskan, konsep smart farming bukan sekadar menghadirkan peralatan modern di lahan pertanian. Lebih dari itu, smart farming merupakan upaya membangun pola pertanian yang lebih terukur, efisien, dan berbasis data sehingga mampu menghasilkan produksi yang optimal.
“Pertanian harus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Teknologi dapat membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi penyelenggaraan Agro Expo yang setiap tahun menjadi wadah bertemunya petani, pelaku usaha, akademisi, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap kemajuan sektor pertanian.
Menurutnya, keberhasilan menjaga swasembada pangan memerlukan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, lembaga keuangan, hingga petani harus berjalan bersama untuk menciptakan sistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan.
Selain itu, Setyo Hadi mengajak generasi muda agar tidak memandang pertanian sebagai sektor yang tertinggal. Justru sebaliknya, pertanian modern menawarkan peluang besar melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan.
Ia berharap Grobogan Agro Expo 2026 mampu melahirkan gagasan baru, membuka peluang investasi, serta mendorong lahirnya petani-petani muda yang siap membawa pertanian Grobogan menuju era yang lebih maju.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani, Sekretaris Daerah Anang Armunanto, Wakapolres Grobogan Kompol Muhammad Fadhlan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan.
Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 7 Juni 2026 dan menampilkan berbagai inovasi, teknologi, serta produk unggulan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Laporan : Heru Budianto



