GROBOGANJATENG

Video Dugaan Pengeroyokan di Hajatan Grobogan Viral, Korban Alami Luka Serius

Korban Indra Wijaya (19) saat Menjalani Perwatan di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi (ist)

GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com – Sebuah hajatan yang seharusnya menjadi ruang kebersamaan warga mendadak berubah mencekam. Seorang pemuda di Desa Kedungrejo, Kabupaten Grobogan, harus menjalani perawatan medis setelah diduga menjadi korban pengeroyokan saat berusaha menghentikan keributan yang terjadi di tengah acara hiburan orkes dangdut.

Korban diketahui bernama Indra Wijaya (19). Pemuda tersebut mengalami sejumlah luka setelah diduga mendapat tindakan kekerasan dari beberapa orang saat keramaian hajatan berlangsung pada Senin malam (1/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula ketika terjadi perselisihan di lokasi acara yang dipadati warga. Melihat situasi mulai memanas, Indra berusaha melerai dan mencegah keributan semakin meluas. Namun upaya itu justru berakhir tragis. Korban diduga menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah orang hingga mengalami luka serius.

“Korban hanya berniat melerai agar tidak terjadi keributan. Tetapi justru dia yang menjadi sasaran pemukulan,” ungkap Akbar, saudara korban.

Akibat kejadian tersebut, Indra mengalami pendarahan pada telinga, luka robek di bagian wajah, serta memar di sekitar mata. Korban sempat menjalani pemeriksaan dan visum di Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain mengalami luka fisik, keluarga menyebut korban masih merasakan trauma akibat peristiwa yang dialaminya.

Kasus ini kemudian menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi pengeroyokan beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, korban tampak berada di tengah kerumunan warga sebelum akhirnya diduga menerima pukulan dari sejumlah orang. Rekaman itu memicu keprihatinan masyarakat karena peristiwa kekerasan terjadi di tengah acara yang semestinya menjadi hiburan bagi warga.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, insiden tersebut terjadi di hadapan banyak orang yang menghadiri hajatan. Sejumlah tokoh masyarakat setempat juga diketahui berada di lokasi ketika keributan berlangsung.

Situasi baru dapat dikendalikan setelah aparat keamanan bersama unsur kewilayahan turun tangan untuk meredam ketegangan dan mencegah keributan berkembang lebih luas.

Merasa menjadi korban tindak kekerasan, Indra kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwodadi. Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut dan memberikan kepastian hukum atas peristiwa yang dialami korban.

Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto membenarkan adanya laporan terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Menurutnya, penyidik saat ini masih mendalami keterangan para pihak serta mengumpulkan sejumlah bukti guna mengungkap kronologi lengkap kejadian.

“Sampai saat ini masih dalam penyelidikan. Nanti perkembangan akan saya kabari,” ujar Siswanto, Rabu (4/6/2026).

Laporan : Heru Budianto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button