LABUHANBATUSUMUT

Laga Perdana Piala Bergilir Gubernur Sumut 2026: Disdik Labuhanbatu Ditahan Imbang Labusel

LABUHANBATU, BIDIKNASIONAL.com –  Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai keikutsertaan Tim Sepak Bola Kabupaten Labuhanbatu dalam Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara Antar-Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara Tahun 2026, yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Guru Nasional (HGN) ke-81.

Mengawali kiprahnya di turnamen tersebut, Tim Sepak Bola Dinas Pendidikan Labuhanbatu ditahan imbang oleh tim Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan.

Pada pertandingan Grup E, Selasa (3/11/2026), yang bertempat di Lapangan Stadion Binaraga, Kabupaten Labuhanbatu, tim Labuhanbatu gagal meraih kemenangan di laga perdana setelah ditahan imbang 0-0 oleh Labuhanbatu Selatan.

Hasil imbang tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Labuhanbatu agar pada pertandingan laga kedua bisa meraih poin penuh untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar.

Pada pertandingan sore itu, Labuhanbatu lebih menguasai jalannya pertandingan. Namun, Labuhanbatu Selatan bermain dengan penuh semangat juang, kekompakan, serta kemampuan menahan gempuran tim Labuhanbatu.

Terlihat para tenaga pendidik Labuhanbatu Selatan mampu meredam permainan tim Labuhanbatu melalui kerja sama yang solid dalam bertahan.

Jelang akhir babak pertama, melalui sebuah serangan balik, tim Labuhanbatu mendapat peluang lewat striker Rendi Munthe yang mampu melewati dua pemain bertahan Labuhanbatu Selatan. Namun, Rendi diganjal keras di area kotak penalti hingga wasit Ibnu Hajar, S.Pd. yang memimpin pertandingan sore itu menunjuk titik putih.

Fitra Rido Harahap yang bertindak sebagai algojo gagal menaklukkan penjaga gawang lawan. Tendangannya mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Labuhanbatu Selatan, Zein Guntara Nababan yang tampil cemerlang di laga sore itu. Hingga babak pertama usai, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, tim Labuhanbatu yang diarsiteki oleh Dedi Sadria Gayo, S.Pd. dan Dedi Suandy Aritonang, S.Pd. yang sering disapa Oday, mengubah strategi menjadi bermain lebih cepat untuk terus menekan pertahanan tim Labuhanbatu Selatan.

Sementara itu, tim Labuhanbatu Selatan bermain lebih defensif dan hanya mengandalkan counter attack (serangan balik). Hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak kedua usai, skor imbang 0-0 tidak berubah.

Di laga kedua, tim Dinas Pendidikan Palas harus menelan kekalahan dari tim Dinas Pendidikan Padang Lawas Utara dengan skor tipis 2-1.

Laga sore itu secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk Wilayah Labuhanbatu Raya, H. Japar Leo Dalimunthe, S.Pd., M.M.

Dalam pidatonya, Japar menyampaikan bahwa Kabupaten Labuhanbatu dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan Grup E.

Japar juga berpesan kepada seluruh ofisial dan pemain agar tetap menjaga dan menjunjung tinggi sportivitas serta fair play dalam bertanding.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana, Suripto, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di tribun Stadion Binaraga menyampaikan kepada jurnalis bahwa turnamen Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara ini menggunakan sistem setengah kompetisi, di mana juara grup dan runner-up berhak lolos ke babak 16 besar.

Suripto menambahkan, dalam turnamen tersebut Kabupaten Labuhanbatu tergabung di Grup E bersama Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, dan Kabupaten Palas.

Di sisi lain, hal yang menarik adalah tim kebanggaan Labuhanbatu ini diperkuat oleh para tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMP se-Kabupaten Labuhanbatu. Mereka tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa guru memiliki potensi dan kemampuan untuk berprestasi di luar ruang kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Ahmad Yani, S.T., M.M., yang sekaligus bertindak sebagai Manajer Tim Sepak Bola Dinas Pendidikan Labuhanbatu, menyampaikan bahwa Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., menyambut baik dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M.

Menurut Yani, turnamen ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara, melainkan juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, membangun persaudaraan, serta memperkuat solidaritas antartenaga pendidik dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Ia menyampaikan bahwa Bupati Labuhanbatu berharap para guru dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menunjukkan bahwa seorang pendidik tidak hanya memiliki tanggung jawab mencerdaskan generasi bangsa melalui dunia pendidikan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjunjung tinggi disiplin, kebersamaan, kerja keras, dan sportivitas.

Semangat tersebut terlihat dari penampilan Tim Dinas Pendidikan Labuhanbatu yang mampu menjaga kekompakan dan tampil maksimal, walaupun belum berhasil meraih kemenangan.

Lebih lanjut, Yani berharap kepada pelatih dan seluruh pemain untuk tetap menjaga konsistensi permainan, meningkatkan kerja sama tim, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan rasa persaudaraan.

Keikutsertaan Tim Sepak Bola Dinas Pendidikan Labuhanbatu dalam turnamen ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun semangat positif di kalangan tenaga pendidik. Para guru diharapkan semakin solid, sehat, bersemangat, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu.

Dengan hasil draw (seri) pada pertandingan perdana melawan Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan, Tim Dinas Pendidikan Labuhanbatu diharapkan mampu mempertahankan performa terbaik pada laga kedua dan melangkah lebih jauh dalam turnamen tersebut. (M. Sukma)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button