JATIM

Empat Dusun, Desa Sumput Dilanda Kekeringan

GRESIK, JATIM, BN – Sebanyak 4 Dusun di Desa Sumput Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik mengalami bencana kekeringan dan krisis air bersih akibat kemarau panjang semakin meluas.

Kepala Desa Sumput , HJ, Sutaji SH ditemui awak media, BN diruangannya mengatakan bahwa daerahnya mengalami krisis air bersih

“Sudah tidak ada sumber air waduk dan embung di desa terdampak itu sudah kering,” kata Kepala Desa Sumput, sambil menambahkan ini bencana daerah, Kamis (18/10/2018).

Menurutnya, jumlah 4, dusun yang mengalami kekeringan bertambah banyak, sebelumnya hanya 2 dusun, kini meluas menjadi 4 dusun.

“Ada 4 dusun di Desa Sumput paling parah mengalami kekeringan,” terangnya.

Selama musim kemarau ini, kata Sutadji hampir tak pernah berhenti siang malam memasok air bersih yang diberikan secara gratis. Sebanyak 2, armada tangki rata-rata,1 armada menyuplai kebutuhan hingga 6 kali pengiriman.

“Kalau dihitung rata-rata 24 kali pengiriman pada 4 dusun di RT/01/RT02/RT03/RT04,” ungkapnya.

Untuk menampung air , BPBD dan Kepala Desa Sumput menyerahkan bantuan ke masyarakat, tandon tangki air sementara.

“Warga tinggal mengambil air di tandon, cara ini mempercepat gerak Kepala Dusun Guwo Basori memasok kebutuhan air ke tempat lainnya.Jadi, truk tangki tidak perlu lama-lama mengisi langsung ke jerigen atau tempat yang dibawa warga,” ungkapnya.

Bantuan air bersih dari yang diberikan HJ, Sutaji, SH ke warga cuma-cuma alias gratis. Hanya mekanisme permintaan yang wajib dipenuhi. “Dari kepala desa, kemudian melalui camat dan ditujukan ke bupati Gresik meminta bantuan air bersih,” tandas Basori Kepala Dusun Guwo. (cdr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button