Toko Di Lereng Gunung Gandul Sebelah Utara di Tarik Biaya Sewa Rp.15 rb/meter Oleh KPH Surakarta


WONOGIRI, JATENG, BN – Lahan milik KPH Perhutani di lereng Gunung Gandul Sebelah Utara sebagian telah berdiri puluhan bangunan Toko. Luas Lahan Perhutani yang digunakan warga untuk usaha bervareasi mulai puluhan meter hingga ratusan meter persegi.
Salah satu nara sumber dari pemilik toko berinisial ST yang menyewa lahan milik Perhutani seluas 102 m2 di kawasan jalan Ahmad Yani Wonogiri dan telah membayar sewa lahan sebesar Rp 1.538.153 /tahun, sambil menunjukkan bukti kwitansi pembayaran sewa.
Salah satu sumber yang menyewa lahan ST saat di temui BN di rumahnya, (30/11). “Semua yang menempati lahan Perhutani beberapa waktu lalu diminta datang ke kantor Perhutani di Wonogiri untuk membayar sewa lahan yang digunakan, semua yang menempati lahan Perhutani supaya datang dan membayar sewa lawan” ungkap ST.
Sementara di tempat berbeda BN mengkonfirmasi sama salah satu pegawai Perhutani Wonogiri, Endang di kantornya, (3/12). ” Ia mengakui warga yang menempati sebagian lahan milik Perhutani telah membayar uang sewa dan kwitansi pembayaran telah kami berikan kepada yang bersangkutan” ujar Endang.
Saya menyarankan untuk lebih jelas datang langsung ke kantor KPH Surakarta, namun sebelumnya saya telponkan dulu ke bu Titik sebagai Kepala Sub Seksi (KSS) bidang pengelolaan aset dia yang bisa menjelaskan, lanjutnya.
Melalui sambungan telpon selularnya Titik menjelaskan, tanah milik Perhutani yang disewa Pur luasnya 204 m2 dan harga sewa per meternya 15.000,- . sebenarnya Perhutani sudah akan mengambil lahan yang disewa, namun kami kesulitan berhubung telah menempati lama, pungkasnya.(hery)



