POLRES BLORA GELAR DEKLARASI PILKADA DAMAI DENGAN PARTAI POLITIK


BLORA, JATENG, BN – Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, dengan sejumlah Partai Politik di Kabupaten ini bersama-sama menggelar deklarasi Pilkada Damai demi menciptakan situasi yang damai dan aman menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jateng 2018. Jumat (16/02/18) didepan Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H mengatakan, acara tersebut merupakan sebuah pembuktian kepada masyarakat bahwa antara Polri, Pemerintah Daerah dan Parpol sepakat untuk mewujudkan Pilkada yang penuh dengan kegembiraan meski berkompetisi dalam politik.
“Kami mengadakan kegiatan deklarasi ini, untuk memastikan Pilkada Jateng di Kabupaten Blora aman. Pilkada harus diwarnai dengan kegembiraan, bukan ketakutan apalagi sampai konflik. Inikan memilih pemimpin secara demokratis, bukan mencari musuh atau memutus tali persaudaraan,” kata Kapolres Blora.
Menurut kapolres, di Blora nantinya akan diselenggarakan Pilkada Jateng, dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Untuk itu seluruh tamu undangan yang terlibat, termasuk partai pengusung ikut bersama deklarasi damai.

Lebih lanjut, kapolres mengatakan, KPU Daerah Jawa Tengah telah secara resmi mengumumkan calon yang akan maju di Pilkada nanti. Yakni ada dua pasang calon 1. Ganjar Pranowo/Taj Yasin Maemoen dan 2. Sudirman Said/Ida Fauziyah. Polisi bergerak lebih dini, untuk mengantisipasi berbagai hal yang bisa saja terjadi, termasuk kampanye hitam.
“Sampai saat ini belum ada kampanye hitam. Meskipun tim sukses sudah mulai bergerak dari masing-masing calon. Karena pentahapan kampanye sudah dimulai, yang jelas, Kabupaten Blora masih kondusif,” jelas kapolres.
Kapolres kembali menekankan bahwa, kegiatan deklarasi itu merupakan awal yang baik menuju pilkada damai, jujur, demokratis, lancar dan aman.
“Kalau sudah tandatangan deklarasi damai seperti ini, maka diharapkan Pilkada bisa berjalan damai,” ujarnya.
Kapolres meminta kepada pimpinan parpol untuk mensosialisasikan hasil deklarasi tersebut kepada kader dan simpatisan termasuk kepada seluruh masyarakat.
“Saya berharap Pilkada 2018 ini lebih baik dari Pilkada terdahulu. Mari belajar dengan pengalaman yang sudah ada untuk bersama memperbaiki demokrasi, “pungkas kapolres.

Kegiatan deklarasi tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Diharapkan jangan sampai terjadi suatu kerusuhan yang dapat merugikan pemerintah dan masyarakat. Dalam deklarasi itu dihadiri sejumlah tamu diundang, misalnya dari KPU, Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU), Gakumdu, Partai pengusung, jajaran Forkopimda serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, juga ada penandatanganan MoU, antara Polres Blora dengan masing-masing ketua Partai Politik, untuk ikut menciptakan Pilkada damai. (M. Jo/ali)



