Pangkalan LPG 3 Kg Amin Gas Desa Sungai Pangkalan Diduga Jual di Atas HET


BENGKAYANG, KALBAR, BN- Dari hasil investigasi di lapangan awak media bidik nasional (bn), di dusun Pangkalan Makmur desa Sungai Pangkalan 2, kecamatan Sungai Raya, kabupaten Bengkayang.
Pangkalan atas nama Amin Gas diduga menjual melebihi harga HET (harga eceran tertinggi).
Salah satu warga mengatakan, Amin Gas menjual gas LPG 3 kg kepada warga seharga Rp 20.000 bahkan sampai Rp 25.000.
Mendengar keterangan dari salah satu warga tersebut awak bn mendatangi langsung di pangkalan Amin Gas untuk konfirmasi, tetapi yang bersangkutan tidak ada di tempat.
BN melihat langsung di lapangan dimana papan plang pangkalan LPG 3 kg atas nama Amin Gas yang disalurkan oleh PT BERKAT UTAMA BENGKAYANG, tidak adanya harga HET di papan plang tersebut.
Rabu 12 Agustus 2020, awak media bn dan rekan wartawan news investigasi datang kembali ke pangkalan Amin Gas untuk konfirmasi terkait penjualan diatas harga HET.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, pak Amin sebagai pemilik pangkalan LPG 3 kg mengakui kalau pangkalannya menjual diatas harga HET, sebesar Rp 20.000 dikarenakan ongkos buruh dan ongkos minyak untuk mengantar atau mengecer ke warung warung di desa Pewangi bahkan sampai di desa Capkala, jaraknya cukup jauh.
Lanjut, pemilik pangkalan mengatakan, bahwa disperindag mewajarkan kalau pangkalan menjual diatas harga HET.
Saat awak media mengecek pangkalan, ada beberapa motor yang nenitip tabung kosong LPG 3 kg ke pangkalan, bahkan ada beberapa mobil pickup menurunkan tabung juga ke pangkalan LPG milik pak Amin.
“Kami sangat menyayangkan seperti itu, maka kami menyarankan untuk pihak agen PT. BERKAT UTAMA BENGKAYANG sebagai pihak penyalur dan pihak Pertamina untuk memberi sanksi keras terhadap pangkalan tersebut,” tegas sumber bn. ( Firmansyah)



