Pemprov Jatim Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang Alasmalang Banyuwangi


BANYUWANGI, JATIM, BN – Pemerintah Provinsi Jatim langsung melakukan langkah sigap dalam menangani persoalan bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Alas-malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.
Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Povinsi yang sekaligus ber-koordinasi dengan Pemkab Banyuwangi, di-lakukan berbagai langkah penanganan bencana.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Hu-mas dan Protokol Pemprov. Jatim, Drs. Benny Sampirwanto, Msi, Jumat (22/6).
“Evakuasi warga, pendirian dapur umum un-tuk 1.604 jiwa dan tim tagana, serta rapat terpadu penanganan kedaruratan bersama instansi terkait telah dilakukan,” ujarnya sambil menambahkan pengerahan alat-alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga dilakukan.

Demikian pula, bantuan kedaruratan seperti tenda darurat, tenda gulung, selimut, family kid, sandang, dan minyak goreng sudah dikirim sejak pukul 13.00 tadi siang.
Terkait kronologis bencana, dijelaskan Benny, terjadi Jumat tanggal 22 Juni pukul 09.00 WIB, yang sebelumnya diawali dengan hujan terjadi selama 3 hari dengan inten-sitas deras di Kecamatan Songgon, tepatnya di lereng Gunung Raung.

Dampaknya, banjir membawa sedimen lumpur ke aliran Sungai Bareng. Penyem-pitan di jembatan Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh menjadikan sungai tidak mampu menampung debit air dan lum-pur, sehingga mengakibatkan banjir ban-dang di wilayah setempat.
Akibatnya, lanjut Benny, delapan rumah warga rusak karena hanyut diterjang banjir, serta tiga sepeda motor dan satu unit mobil ikut terendam banjir. Masyarakat yang ter-dampak lumpur mencapai 650 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 1.604 jiwa.
“Ketinggian banjir hingga 200 cm. Dan Alhamdulillah, banjir bandang ini tidak me-nimbulkan korban jiwa,” jelasnya. (dji)



