Press "Enter" to skip to content

Seleksi Pengisian Perangkat Desa Ngawi Diserbu Peminat, Panitia Siapkan Rangkaian Soal Dari Berbagai Aspek

Peserta seleksi perangkat desa berkonsentrasi dalam mengerjakan soal-soal yang disiapkan oleh panitia.

NGAWI, JATIM, BN – Untuk mengisi kekosongan perangkat desa, beberapa daerah di Kabupaten Ngawi adakan seleksi pengisian perangkat desa.

Desa Ngawi sebagai salah satu yang membutuhkan penyegaran perangkat karena sudah banyak perangkat yang masuk usia pensiun juga telah membuka peluang bagi muda mudi untuk mengabdi di desa sendiri.

Selain itu alasan peningkatan kualitas SDM untuk menyesuaikan dengan era teknologi seperti sekarang membuat seleksi ini harus diadakan.

Pembukaan lowongan perangkat kepala mulai berlangsung tanggal 30 November 2018 di balai Desa Ngawi ternyata peminat dari jabatan perangkat desa tepatnya kaur dan kepala dusun lumayan banyak.

Sekitar 18 orang pendaftar dengan rincian 13 untuk kaur dan 5 untuk kepala dusun bersaing untuk mendapatkan jabatan yang diinginkan.

“Sebagai penduduk asli Desa Ngawi saya merasa bertanggung jawab untuk ikut membangun desa agar lebih maju. Setelah mendapatkan ilmu dari sekolah dan bangku kuliah, inilah saat yang tepat untuk menerapkan ilmu yang sudah didapat untuk memakmurkan masyarakat sekitar kami,” ungkap salah satu peserta seleksi.

Kepala Desa Ngawi Eko Budi Sudarmanto sedang membaca Bidik Nasional di ruangannya.

Untuk mengadakan acara semacam ini, panitia butuh persiapan yang matang. Tak hanya fisik, mental pun juga diperas untuk menjadikan seleksi perangkat yang menghasilkan kaur dan kepala dusun yang berkualitas tinggi.

“Kami sudah siapkan soal sejak jauh-jauh hari. Meskipun urusannya hanya di tingkat desa namun perkara persiapan adalah hal yang sangat penting agar nantinya kami bisa menjaring SDM yang benar-benar amanah dan berkualitas tinggi dalam hal keilmuannya. Kami siapkan soal dari berbagai pengetahuan dasar meliputi matematika, PKN, IPS, agama dan juga pengetahuan tentang desa misalnya undang-undang pemerintahan desa untuk tes tulis. Setelah lolos tes tulis, peserta lakukan tes praktek penggunaan komputer sebagai salah satu alat operasional desa,” jelas Jumanto, S. Pd selaku ketua panitia pengisian perangkat Desa Ngawi.

“Saya harap seleksi ini sukses merekrut anggota perangkat yang kompeten di bidangnya. Desa memang sangat membutuhkan pergantian SDM lama dengan yang baru. Dari segi ilmu tentu mereka membawa penyegaran di pemerintah desa. Selain itu pengetahuan tentang teknologi yang tinggi diharapkan makin mempercepat proses pelayanan di masyarakat. Ngawi sudah lakukan seleksi seperti ini beberapa kali dan tetap banyak diserbu peminat. Ini menunjukkan bahwa calon pemegang jabatan di desa sangat antusias mengembangkan desa dan pasti akan berdampak baik kedepannya,” papar Kepala Desa Ngawi Eko Budi Sudarmanto di ruangannya saat diwawancarai oleh Bidik Nasional.

Pengumuman hasil seleksi dibuat sangat transparan. Panitia langsung mengumumkannya di hari yang sama. Peserta yang beruntung lolos seleksi ini adalah Russantra Abadi Kusuma dengan jabatan kaur perencanaan dan Aan Widodo yang lolos dalam jabatan kepala dusun. (Dik)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *