
GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Upaya meningkatkan kedisiplinan peserta dalam membayar iuran JKN terus dilakukan, salah satunya melalui pemanfaatan fitur autodebet. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menyampaikan bahwa kemudahan sistem pembayaran menjadi faktor penting dalam mendorong kepatuhan peserta.
Ia menjelaskan bahwa pembayaran iuran secara tepat waktu merupakan hal mendasar agar peserta tetap dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan. Beragam kanal pembayaran, termasuk autodebet, dihadirkan untuk menyesuaikan kebutuhan peserta dengan aktivitas yang beragam.
“Ketepatan dalam membayar iuran sangat menentukan keaktifan status kepesertaan. Kami mengimbau peserta untuk memanfaatkan fitur autodebet karena sistem ini memungkinkan pembayaran dilakukan secara otomatis, sehingga meminimalkan risiko keterlambatan dan memastikan layanan kesehatan dapat diakses tanpa kendala administratif,” jelasnya.
Janoe juga menekankan bahwa keberhasilan Program JKN tidak terlepas dari peran aktif seluruh peserta dalam memenuhi kewajiban. Dengan tingkat kepatuhan yang baik, prinsip gotong royong dalam program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Sementara itu, pengalaman peserta turut menunjukkan efektivitas penggunaan autodebet dalam kehidupan sehari-hari. Salman (25 tahun), pelaku usaha di bidang kerang dan kayu, mengaku telah menggunakan metode tersebut sejak pertama kali terdaftar sebagai peserta JKN pada tahun 2021.
Ia mengungkapkan bahwa kesibukannya sebagai pengusaha membuatnya membutuhkan sistem pembayaran yang praktis dan tidak memakan waktu. Melalui autodebet, iuran secara otomatis terbayarkan setiap bulan disertai notifikasi, sehingga ia tidak perlu lagi mengingat jadwal pembayaran.
“Saya merasa autodebet sangat membantu karena semuanya berjalan otomatis. Dengan aktivitas yang padat, saya tidak perlu khawatir lupa membayar iuran karena sistem sudah mengatur semuanya,” ungkap Salman.
Selain kemudahan pembayaran, Salman juga merasakan langsung manfaat Program JKN saat mengakses layanan kesehatan. Ia menyebutkan bahwa pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama berjalan lancar, mulai dari pemeriksaan hingga pengambilan obat tanpa adanya kendala biaya.
Menurutnya, kedisiplinan dalam membayar iuran sangat penting untuk menghindari berbagai hambatan di kemudian hari. Ia mengingatkan bahwa keterlambatan pembayaran dapat berdampak pada munculnya denda maupun kendala administratif saat membutuhkan layanan kesehatan.
“Kalau iuran tidak dibayar tepat waktu, bisa menimbulkan masalah saat kita membutuhkan layanan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga agar status kepesertaan tetap aktif,” tegasnya.
Ia juga mengaku merasa lebih tenang karena autodebet memastikan kepesertaannya tetap aktif secara berkelanjutan. Hal ini membuatnya tidak perlu merasa cemas ketika sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan.
“Dengan autodebet, saya merasa lebih aman karena status kepesertaan selalu aktif. Jadi saat membutuhkan pelayanan, semuanya sudah siap tanpa harus memikirkan administrasi,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Salman mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban sebagai peserta JKN. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara hak memperoleh pelayanan kesehatan dan kewajiban membayar iuran secara rutin.
“Program ini sudah sangat membantu, jadi peserta juga harus bertanggung jawab dengan tidak menunggak iuran. Jangan hanya menuntut pelayanan maksimal tanpa memenuhi kewajiban, dan menurut saya autodebet adalah solusi yang sangat memudahkan,” tutupnya. (rn/ar/red)



