Pendidikan Indonesia di Masa Depan

Oleh: H. Asep Mulyadi, SH. Ketua DPRD Kota Bandung
BONUS demografi akan menjadi peluang emas apabila pada saat ini kita sudah berbenah menyiapkan pendidikan yang berkualitas.
Sehingga diharapkan pada saat bonus demografi tersebut masyarakat yang mayoritas berada pada usia yang produktif tersebut selaras dengan kapasitas, ilmu, pengetahuan yang produktif pula.
Hal tersebut tentu akan membuat mereka mampu beradaptasi dengan keadaan itu tanpa rasa pesimistik dengan kemampuan yang dimilikinya.
Di sisi lain jika pada era abad bonus demografi tersebut disongsong tanpa menyiapkan kualitas sumber daya manusia yang unggul justru menjadi ancaman serius bagi bangsa ini karena dengan usia produktif masyarakat yang mendominasi namun tidak memiliki kecakapan dan kapasitas dalam era tersebut. Tentu ini akan menjadi beban negara yang dari tahun ke tahun semakin besar.
Demografi sendiri adalah istilah yang sering digunakan dalam pencatatan statistik. Arti demografi seringkali dikaitkan dengan kependudukan.
Lalu apa itu demografi? Pengertian demografi sebagaimana dikutip dari Investopedia, demografi adalah data statistik yang menyangkut populasi penduduk yang didasarkan atas berbagai klasifikasi seperti usia, ras, jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan pendidikan. Lalu tingkat kelahiran, tingkat kematian, kepadatan penduduk, tingkat pendapatan, dan sebagainya.
Lalu pengertian demografi sangat erat dengan penentuan pasar. Misalnya sebuah perusahaan produsen mobil mewah dan ingin menjangkau pasar di suatu negara, tentu perlu mengetahui tingkat pendapatan masyarakat negara tersebut.
Hal itu bisa dilihat dari data demografi. Dengan menggunakan data demografi, maka perusahaan bisa menentukan pasar yang potensial disasar sesuai segmentasi produk atau jasa mereka.
Namun tak sebatas itu, bonus demografi bukanlah sekadar “hadiah” melainkan ujian untuk mengubah jumlah penduduk usia produktif menjadi kekuatan ekonomi yang nyata. Tentunya saya perlu mendorong generasi muda agar tidak hanya bergantung pada lapangan kerja formal yang terbatas, melainkan menciptakan lapangan pekerjaan melalui wirausaha.
Karenanya ada beberapa pilar utama dalam memanfaatkan momentum emas ini:
Peningkatan Kualitas SDM
Penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan produktif sangat mutlak agar angkatan kerja mampu bersaing secara global.
Dukungan Kebijakan
DPRD Kota Bandung berkomitmen mengawal kebijakan yang memperluas peluang usaha, mempermudah perizinan, dan meningkatkan literasi digital.
Kewirausahaan
Mendorong kemudahan akses permodalan dan pendampingan bisnis guna menekan angka pengangguran di Kota Bandung.
