
Wilis Cahyaning Ayu (26), Ahli Gizi dari Institut Teknologi Kesehatan Malang Widya Cipta Husada (Foto: istimewa)
MALANG, BIDIKNASIONAL.com – Menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari aktivitas yang berat. Kebiasaan sederhana seperti rutin jalan kaki dan memperhatikan asupan gizi harian menjadi langkah awal yang efektif untuk menerapkan pola hidup sehat. Hal ini disampaikan oleh Wilis Cahyaning Ayu (26), Ahli Gizi dari Institut Teknologi Kesehatan Malang Widya Cipta Husada, yang akrab disapa Ayu.
Ayu menjelaskan bahwa jalan kaki merupakan aktivitas fisik ringan yang mudah dilakukan oleh semua kalangan. Selain tidak memerlukan alat khusus, jalan kaki juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh jika dilakukan secara rutin.
“Jalan kaki itu olahraga paling sederhana dan aman. Kalau dilakukan rutin, bisa membantu menjaga kesehatan jantung, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan kebugaran tubuh,” ujar Ayu.
Menurutnya, aktivitas fisik seperti jalan kaki akan memberikan manfaat yang optimal jika diimbangi dengan kesadaran terhadap gizi seimbang. Ayu menekankan pentingnya memperhatikan komposisi makanan sehari-hari agar tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan sesuai kebutuhan.
“Sering kali orang sudah berolahraga, tapi lupa mengatur pola makan. Padahal, gizi yang seimbang itu kunci agar tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah sakit,” jelasnya.
Ayu menilai, kesadaran gizi masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, terutama generasi muda. Kebiasaan mengonsumsi makanan instan dan tinggi gula, garam, serta lemak perlu diimbangi dengan konsumsi sayur, buah, dan sumber protein yang cukup.
“Mulai dari hal kecil saja, seperti memperbanyak minum air putih, mengurangi makanan instan, dan membiasakan makan teratur. Kebiasaan ini sangat berpengaruh pada kesehatan jangka panjang,” tambah Ayu.
Lebih lanjutnya, Ayu mengajak masyarakat untuk menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, bukan sekedar tren sesaat. Dengan menggabungkan aktivitas fisik sederhana seperti jalan kaki dan kesadaran akan gizi seimbang, masyarakat dapat menjaga kualitas hidup tetap optimal.
“Saya mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan sehat dari sekarang agar kualitas hidup tetap terjaga hingga masa depan. Jika dilakukan secara konsisten, jalan kaki dan pola makan yang baik bisa jadi investasi kesehatan yang manfaatnya terasa sampai nanti,” tutupnya.
Melalui edukasi dan kesadaran bersama, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat sejak dini demi mewujudkan kehidupan yang lebih berkualitas.
“Saya berharap masyarakat tidak menganggap hidup sehat itu sulit atau mahal. Cukup mulai dari jalan kaki secara rutin dan lebih sadar memilih makanan yang dikonsumsi setiap hari. Kalau kebiasaan ini dilakukan sejak dini dan konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kesehatan jangka panjang,” tutup Ayu. (gt/red)



