
Subandono (55), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Kediri Peserta Program JKN (ist)
KEDIRI, BIDIKNASIONAL.com – Mengelola penyakit kronis seperti hipertensi membutuhkan komitmen tinggi untuk melakukan kontrol rutin dan menjaga gaya hidup sehat. Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terbukti memberikan kemudahan dan kepastian layanan bagi para peserta, salah satunya dirasakan langsung oleh Subandono (55), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Ngronggo, Kota Kediri.
Subandono telah mengidap penyakit hipertensi sejak usia 45 tahun mengaku sangat terbantu dengan kepraktisan program JKN salah satunya pendaftaran berobat melalui aplikasi Mobile JKN.
“Pengalaman saya berobat lewat program JKN, khususnya untuk pendaftaran, sekarang jauh lebih mudah dan cepat karena kita bisa daftar lewat aplikasi Mobile JKN alhasil pendaftaran bisa lebih efektif dan efisien. Apalagi tiap bulan saya harus rutin kontrol tekanan darah saya,” ujar Subandono ketika di temui di Puskesmas Kota Wilayah Selatan (31/8).
Subandono menceritakan awal mula dirinya terdiagnosa hipertensi sepuluh tahun lalu, yang diduga dipicu oleh faktor beban kerja dan keturunan dari sang ayah. Gejala awal yang sering dirasakannya adalah pusing berkepanjangan hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah. Sejak saat itu, ia diwajibkan mengonsumsi obat secara rutin demi menjaga tekanan darah tetap stabil.
Untuk perawatan rutin tersebut, ia merasa sangat puas karena seluruh proses pelayanan berobat cukup diselesaikan di tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tanpa kendala. Selain berobat rutin, Subandono juga aktif menjadi bagian dari peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
“Melalui prolanis, kegiatan diadakan rutin satu bulan sekali. Mulai dari cek tensi, pemeriksaan laboratorium, hingga senam bersama peserta lainnya. Semuanya sangat bermanfaat untuk memantau kesehatan kita,” ujar Subandono.
Selain bergantung pada obat-obatan dan pengawasan medis, Subandono juga menerapkan disiplin gaya hidup sehat untuk mencegah lonjakan tekanan darah.
“Selain dari obat saya juga menerapkan disiplin dengan menjaga gaya hidup saya pribadi. Jadi setiap pagi itu saya melakukan olahraga jalan cepat setelah subuh untuk menjaga kebugaran badan saya. Untuk pantangan saya juga mengjindari beberapa makanan seperti bayam, emping, jeroan, dan lemak,” kata Subandono.
Berkat konsistensi berobat dan menjaga pola hidup, saat ini kondisi kesehatan Subandono senantiasa stabil dan tekanan darahnya terkontrol dengan baik. Di akhir perbincangan, ia mengimbau kepada masyarakat luas, khususnya penderita penyakit kronis, untuk memanfaatkan fasilitas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
“Pesan saya untuk bapak-bapak dan ibu-ibu yang punya riwayat hipertensi atau DM, ayolah bergabung dengan Prolanis. Setiap bulan kita dipantau secara rutin, mulai dari cek kesehatan hingga pemeriksaan lab, sehingga kondisi kesehatan kita senantiasa terawasi dengan baik,” tutup Subandono. (bp/id/red)


