GRESIKJATIM

BPJS Kesehatan Beri Perhatian, Peserta JKN Cuci Darah di Gresik Beri Apresiasi 

GRESIK, BIDIKNASIONAL.com – Srimining (62), salah satu peserta JKN yang berdomisili di Kabupaten Gresik ini beri apresiasi kepada BPJS Kesehatan karena telah memberi perhatian kepada peserta Hemodialisis. Wanita yang berprofesi sebagai petani ini mengungkapkan bahwa tidak ada pelayanan yang berkurang kualitasnya walaupun sudah berpindah rumah sakit.

“Selama saya menjalani perawatan hemodialisis ini tidak ada yang berubah. Walaupun di rumah sakit yang berbeda dari sebelumnya, fasilitas atau obat-obatan yang kami terima tidak ada yang berubah. Semuanya sangat bagus, dan saya tetap merasa nyaman menjalani perawatan rutin selama dua kali dalam seminggu,” tutur Srimining, Jumat (09/10).

Srimining juga mengaku bahwa petugas medis juga memberikan pelayanan yang baik dan ramah. Untuk proses perpindahan lokasi rumah sakit ini, Srimining juga mengatakan tidak perlu mengurus administrasi yang rumit.

“Saya tinggal datang saja ke rumah sakit dan tidur dengan nyaman menunggu proses hemodialisis yang setiap harinya harus menghabiskan waktu sekitar lima jam. Kami tetep merasa puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Peserta segmen PBPU Pemda ini menyebut bahwa Program JKN telah banyak membantu keluarganya. Ia menaruh harapan besar mengingat pengobatan hemodialisasi yang ia jalani membutuhkan biaya yang sangat besar.

“Kami paham jika tidak dibantu BPJS Kesehatan, kami sepertinya tidak mampu karena penghasilan kami sehari-hari juga tidak menentu. Sedangkan untuk sekali cuci darah menghabiskan sampai jutaan rupiah. Oleh karena itu, kami sangat bergantung kepada JKN, terima kasih BPJS Kesehatan, terima kasih juga kepada Pemerintah,” puji Srimining.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk terus memberi perhatian khususnya bagi peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan rutin dan berkelanjutan, termasuk pasien hemodialisis. Komitmen tersebut menyusul berakhirnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit (RS) Petrokimia Gresik.

“Kami terus memantau peserta JKN yang membutuhkan pelayanan hemodialisis untuk tetap mengakses layanan cuci darah sesuai dengan jadwal terapi. Kami juga telah menyediakan banyak kanal layanan resmi yang dapat diakses peserta apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai keberlanjutan layanan,” tutur Janoe.

Adapun kanal layanan resmi yang dapat dimanfaatkan seperti Aplikasi Mobile JKN melalui fitur pengaduan layanan, bisa juga Care Center 165, atau petugas BPJS Siap Membantu (BPJS Satu) yang selalu siaga, nomor teleponnya juga dipasang di seluruh sudut layanan di rumah sakit. (bp/qa/red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button