
Peresmian hasil pembangunan KBM TNI Tahap VIII Tahun 2026 di Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, Grobogan (ist)
GROBOGAN, BIDIKNASIONAL.com – Program Karya Bakti Mandiri (KBM) TNI Tahap VIII Tahun Anggaran 2026 di Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, resmi ditutup. Penutupan ditandai dengan peresmian hasil pembangunan infrastruktur yang dipimpin Bupati Grobogan melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Setda Grobogan, Muhammad Fahrudin, S.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (9/7/2026).
Program kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Grobogan, Kodim 0717/Grobogan, dan masyarakat tersebut berhasil menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan yang menjadi kebutuhan warga. Salah satu hasil utamanya adalah pembangunan akses jalan desa yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Mewakili Bupati Grobogan, Muhammad Fahrudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan KBM TNI. Menurutnya, program tersebut menjadi wujud nyata sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan pedesaan melalui semangat gotong royong.
“Keberhasilan pembangunan ini tidak hanya diukur dari selesainya infrastruktur, tetapi juga dari terbangunnya kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, KBM TNI juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kesadaran warga di berbagai bidang, mulai dari kebangsaan, kesehatan, hingga pembangunan desa.
Komandan Kodim 0717/Grobogan mengatakan, Karya Bakti Mandiri merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilaksanakan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian pekerjaan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut. Semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan kegiatan menjadi modal sosial yang perlu terus dipertahankan.
Dengan selesainya pembangunan infrastruktur tersebut, akses transportasi warga menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pusat perekonomian desa diharapkan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien. Kondisi ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Mojoagung.
Pemerintah Kabupaten Grobogan berharap hasil pembangunan melalui Program KBM TNI Tahap VIII Tahun 2026 dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga.
Laporan : Heru Budianto



