Pemkab Mojokerto Gelar Seminar Hari Koperasi Ke-79, Perkuat Pilar Ekonomi Lewat KDMP

Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum. (Gus Bupati). Foto: istimewa
KAB. MOJOKERTO, BIDIKNASIONAL.com –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar puncak acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Pendopo Graha Maja Tama, Selasa (21/7/2025). Acara dikemas dalam bentuk seminar strategis bersama seluruh pengurus koperasi se-Kabupaten Mojokerto.
Agenda utama berfokus pada penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Ratusan peserta memadati lokasi acara untuk mengikuti seminar yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum. (Gus Bupati), Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuhro, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Drs. H. Teguh Gunarko, jajaran Kepala Dinas Pemkab Mojokerto, kepala instansi vertikal, Ketua Kadin, serta Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Mojokerto.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber ahli, yaitu Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuhro, S.E., M.M., pakar ekonomi PT Duta Nawasena Daksa Malang Irfan Fathoni, S.E., M.Si., serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto Drs. Muchtar.
Gus Bupati memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan koperasi di Kabupaten Mojokerto. Ia meminta seluruh pengurus terus menjaga semangat gotong-royong, kebersamaan, dan kekeluargaan dalam membangun perekonomian masyarakat.
“Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan koperasi agar semakin profesional, modern, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Selama hampir delapan dekade, koperasi telah membuktikan perannya sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional,” ungkap Gus Bupati.
Ia menegaskan koperasi hadir mendampingi masyarakat untuk memperkuat usaha rakyat secara mandiri, membuka kesempatan kerja baru bagi warga, meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota koperasi dan
menjaga semangat asli ekonomi kerakyatan.
Mengoptimalkan Potensi Daerah lewat Koperasi
Kabupaten Mojokerto memiliki modal besar untuk terus berkembang secara ekonomi. Sektor unggulan daerah meliputi petani produktif, pelaku usaha mikro kreatif, industri yang bertumbuh, potensi pariwisata, serta kekayaan sumber daya alam.
Gus Bupati berharap koperasi mampu menghimpun kekuatan ini untuk mengatasi keterbatasan modal, teknologi, pemasaran, dan literasi digital.
Pemkab Mojokerto mengarahkan pengembangan koperasi pada tema besar inovasi, transformasi, dan kolaborasi. “Tingkatkan koperasi, usaha mikro, serta BUMDesa yang berbasis masyarakat guna mewujudkan keluarga yang sejahtera. Misi tersebut menjadi pedoman Pemkab Mojokerto dalam menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang produktif,” imbuhnya.
Sukseskan Program Koperasi KDMP
Tantangan strategis yang kini menjadi fokus utama adalah menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah pusat, Pemkab Mojokerto memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal program ini melalui pembinaan, pendampingan, dan penguatan kelembagaan di setiap desa.
Pemkab Mojokerto memfokuskan kebijakan pengembangan koperasi pada tiga pilar utama, dengan pilar pertama fokus pada aspek inovasi. Melalui inovasi, koperasi diwajibkan terus mengembangkan model usaha yang relevan dengan kebutuhan pasar modern.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, KDMP optimis menjadi penggerak utama kementerian ekonomi masyarakat dan memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan. (adv/infokom/husnan)




