
SIDOARJO, BIDIKNASIONAL.com – Gudang dan warung Jus durian yang berlokasi di stasiun Buduran ini kelihatan sangat ramai pembeli semenjak berdiri beberapa tahun lalu.
Informasi diterima media ini, sebulan yang lalu telah terjadi kehilangan sepeda motor pembeli di parkiran samping depan warung tersebut tapi pihak gudang durian tidak mau mengganti dan tanggung jawab, dengan alasan parkirnya ada di luar garis parkir yang disediakan.
Hal tersebut harusnya pihak gudang durian yang jaga parkir dan mengingatkan parkirnya harus di dalam garis wilayah parkir gudang durian begitu celetuk warga yang biasa nongkrong di depan..
Diketahui, Sepeda motor milik Sri Suhartanti, warga Rungkut Menanggal IV/24, Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, dilaporkan motornya hilang saat dirinya membeli es teller creamy di warung Gudang Durian, Jalan Raya Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.
Berdasarkan laporan yang diterima Polsek Buduran, peristiwa kehilangan tersebut terjadi pada 25 Juli 2026 dan diketahui sekitar pukul 16.08 WIB. Sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat tahun 2021 dengan nomor polisi N 2602 VAB, warna cokelat.
Menurut informasi yang disampaikan korban, saat kejadian dirinya membeli es teller creamy di warung Gudang Durian. Sepeda motor miliknya diparkir di luar area warung, bukan di lokasi parkir yang telah disediakan oleh pihak Gudang Durian.
Padahal, pihak Gudang Durian diketahui menyediakan area parkir gratis bagi pelanggan. Di lokasi tersebut juga terdapat informasi yang mengimbau pelanggan untuk mengunci kendaraan secara ganda serta mencantumkan ketentuan bahwa kehilangan kendaraan bukan menjadi tanggung jawab pengelola.
Atas kejadian tersebut, korban meminta pertanggungjawaban berupa penggantian kendaraan yang hilang. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh pihak pengelola warung.
Karena tidak menemukan titik temu, korban kemudian melayangkan somasi kepada pihak Gudang Durian.
Sementara itu, Siwanto yang mewakili pemilik warung saat ditemui awak media, Selasa (15/9/2026), mengatakan pihak Gudang Durian siap memberikan jawaban dan menanggapi somasi yang disampaikan korban.
Menurut Siwanto, terdapat sejumlah hal yang menjadi dasar sikap pihak Gudang Durian. “Pertama, pihak Gudang Durian sudah menyediakan lahan parkir sesuai batas ketentuan,” ujarnya.
Kedua, pelanggan yang menjadi korban kehilangan disebut tidak memarkir kendaraannya di area parkir yang telah disediakan oleh Gudang Durian.
“Ketiga, Gudang Durian sudah memberikan informasi bahwa parkir di lokasi outlet Gudang Durian gratis,” lanjutnya.
Selain itu, pihak pengelola menyebut telah memasang kamera pengawas atau CCTV untuk membantu pengawasan keamanan kendaraan roda dua yang berada di area parkir.
“Gudang Durian juga sudah memasang CCTV untuk pengawasan keamanan parkir kendaraan roda dua,” kata Siwanto.
Dengan adanya somasi tersebut, pihak Gudang Durian menyatakan akan memberikan tanggapan sesuai dengan posisi dan jawaban sesuai fakta. (yah)



