
Arif Setyo Budi (ist)
MALANG, BIDIKNASIONAL.com – Menjalankan tugas sebagai anggota TNI-AD membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima. Bagi Arif Setyo Budi (40), kesehatan menjadi modal utama agar dapat menjalankan tanggung jawab dengan optimal. Karena itu, memiliki perlindungan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membuat dirinya lebih tenang dalam menjalankan tugas.
Arif yang sehari-hari bertugas sebagai anggota TNI-AD menyadari bahwa kondisi kesehatan seseorang dapat berubah kapan saja. Menurutnya, jaminan kesehatan bukan hanya dibutuhkan ketika seseorang sedang sakit, tetapi juga menjadi bentuk kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan.
“Sebagai anggota TNI, kita harus selalu siap ketika mendapat tugas. Kondisi kesehatan tentu menjadi hal yang penting. Dengan adanya JKN, saya merasa lebih tenang karena ada jaminan ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Arif, Jumat (03/07).
Bagi Arif, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan melalui pola hidup sehat, tetapi juga dengan memastikan perlindungan kesehatan tetap tersedia. Kepesertaan JKN yang aktif memberikan rasa aman, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga.
“Kalau kita sudah memiliki jaminan kesehatan, rasanya lebih tenang. Bukan berarti kita berharap sakit, tetapi kita sudah menyiapkan perlindungan kalau suatu saat memang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Arif juga mengapresiasi perkembangan layanan BPJS Kesehatan yang semakin memberikan kemudahan bagi peserta. Menurutnya, berbagai kanal layanan digital membantu peserta memperoleh informasi maupun mengurus kebutuhan administrasi JKN dengan lebih praktis.
“Sekarang sudah semakin mudah. Banyak informasi dan layanan yang bisa diakses tanpa harus selalu datang langsung ke kantor. Bagi saya, ini sangat membantu karena kita juga punya kesibukan dan aktivitas yang harus dijalankan,” katanya.
Menurut Arif, kemudahan layanan tersebut menunjukkan bahwa Program JKN terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Ia menilai JKN bukan hanya berperan saat peserta membutuhkan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi risiko kesehatan.
Ia pun mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak menunda memiliki perlindungan kesehatan hanya karena merasa masih sehat.
“Jangan karena masih muda dan merasa sehat kemudian menganggap jaminan kesehatan tidak penting. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan. Lebih baik dipersiapkan dari sekarang,” tuturnya.
Bagi Arif, kesehatan merupakan modal penting untuk menjalankan tugas, bekerja, berkumpul bersama keluarga, dan menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan kepesertaan JKN yang aktif, ia merasa lebih siap menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan.
“JKN ini menurut saya sangat penting. Kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan. Jadi, selagi sehat, mari kita jaga kepesertaan tetap aktif dan manfaatkan JKN dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu, kita bisa menjalankan tugas dan aktivitas dengan lebih tenang,” pungkas Arif. (bp/gt/red)



