JATENG

Bus dan Sopir Di Terminal Ir. Soekarno Klaten Harus Jalani Pemeriksaan

pemeriksaan pengemudi bus di Klaten

KLATEN, JATENG, BN –  Sejumlah pengemu-di bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Ir. Soekarno Klaten, Jumat (8/6) siang.

Selain itu, setiap armada bus juga harus melalui pemeriksaan uji kelaikan jalan atau ramp check yang dilakukan oleh petu-gas Dishub Kabupaten Klaten.

Kegiatan yang melibatkan pihak kepolisian, petugas terminal dan petugas Dishub tersebut merupakan upaya menjamin kese-lamatan dan keamanan selama arus mudik lebaran.

Menurut Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Klaten, Joko Suwanto, ramp check yang dilakukan meliputi pemeriksaan armada secara administrasi seperti, kelengkapan surat-surat, ijin trayek dan kartu penga-wasan.

Sementara pemeriksaan fisik armada seper-ti, fungsi rem, wiper,  lampu, alur pada kembangan ban dan fungsi tambahan lainnya.

“Dari pemeriksaan sementara, kami mene-mukan tiga armada bus yang tidak memenuhi syarat administrasi seperti ijin trayek yang tidak sesuai, kartu pengawasan yang sudah mati bahkan ada yang hanya menunjukkan bukti uji saja.

Ketiga armada bus AKAP tersebut secara administrasi tidak bisa beroperasi dan pena-nganannya kami serahkan ke pihak terminal Ir. Soekarno,” katanya.

Sementara itu, pemeriksaan kesehatan pe-ngemudi meliputi pemeriksaan tekanan darah, tes mata, pengambilan sampel urine untuk pengecekan amphitamin dan peme-riksaan gula darah.

“Dari puluhan pengemudi yang diperiksa ke-banyakan mengeluh mudah mengantuk dan cepat lelah. Ada kemungkinan mereka mengalami hipertensi dan diabetes namun masih bisa dikontrol,” terang Iptu Sriyanto, Tim Dokpol Polres Klaten,

“Kami berikan vitamin dan dihimbau agar mereka rutin mengecek tekanan darah dan gula darahnya. Namun bila kadar gula da-rahnya sudah mencapai 200 mg/dL lebih baik untuk istirahat dulu,” pungkasnya . (rkt)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button