Connect with us

Bidik Nasional

Proyek Peningkatan Jalan Dan Jembatan Pesaguan-Kedawangan Rp 52 M Diduga Acak-Acakan

KALBAR

Proyek Peningkatan Jalan Dan Jembatan Pesaguan-Kedawangan Rp 52 M Diduga Acak-Acakan

KETAPANG, KALBAR, BN – Proyek peningkatan Jalan dan Jembatan Pesaguan-Kendawangan senilai Rp 52 M yang dikerjakan PT Deltamarga Adytama dengan Konsultan Proyek PT Indah Kusumajaya, Nomor Kontrak 04/KU 08 08-BM/PSG-KDW (MYC)/APBD/2016-2017 diduga acak-acakan.

Bibir Jalan Tanpa saluran Air tampak acak-acakan

Hasil investigasi BN dilapangan, dalam pembuatan jalan tersebut tidak dibuatkan saluran air disamping kanan dan kiri jalan, tanah langsung diurug pakai sertu.

“Proyek ini diduga salah perencanaan, karena disamping kanan dan kiri tidak dibuatkan saluran atau resapan air, padahal saluran air atau resapan air ini sangat penting untuk menjaga jalan tidak cepat rusak,” ujar sumber BN juga seorang kontraktor proyek enggan disebut namanya.

Jalan Tanpa Drainase atau saluran air

“Pembangunan jalan dimana saja yang diutamakan dahulu adalah resapan air, kalau tidak ada resapan air jelas disinyalir proyek ini salah perencanaan,”ungkap sumber BN.

Rp 52 M jembatan dari kayu

Pengamatan BN terkait pembuatan jembatan. Jembatanya hanya terbuat dari kayu, termasuk tiang penyangga jembatan terbuat dari kayu. Ini tidak sebanding dengan proyek senilai Rp 52 M.

Rp 52 M, penyangga jembatan dari kayu

Pengamatan BN terkait penimbunan lapisan pondasi bawah (LPB) diduga hanya setebal 14 Cm – 15 Cm. Hal tersebut nantinya akan berdampak jalan cepat ambles.

Ketebalan kisaran 14 Cm -15 Cm

Sumber BN mengungkapkan proyek pembangunan jalan ini diduga banyak mengurangi volume proyek bahkan ada yang dihilangkan, seperti sol semen pada jembatan dan pencurian volume ketebalan aspal hotmix yang mana tipis seperti Kardus.

sol semen jembatan yang meragukan kuwalitasnya

Adanya bangunan jalan senilai Rp 52 M yang terkesan acak-acaka, BN konfirmasi kepada Ismail, pengawas pelaksana proyek.

Ditanya BN, gambar proyeknya ada dimana pak Ismail? di jawabnya,” tidak ada sket gambar di sini,” jawab Ismail.

BN menanyakan sampai sejauh mana proyek ini dan berapa ketebalan LPB dan LPA serta ketebalan hotmix yang ada ini? di jawab Ismail,’’ tidak ada urusan semuanya dengan kalian, yang ada ini. Itu semua rahasia perusahaan,” tegas Ismail sambil berjalan ke ruang kantornya dan mengunci pintu, bersembuyi di dalam ruangannya.

Tampak terlihat acak-acakan

Perlu diketahui proyek peningkatan jalan dan jembatan Pesaguan-Kendawangan adalah proyek milik Dinas PU yang dibiayai APBD Kabupaten Ketapang senilai Rp.52.680.000.000,00. Dikerjakan selama 410 hari dengan masa perawatan selama 365 hari yang dikerjakan mulai tanggal 9 November 2016 lalu.

Adanya Proyek Peningkatan Jalan Dan Jembatan Pesaguan-Kedawangan Rp 52 M diduga acak-acakan, salah perencanaan dan mengurangi volume proyek, Aktivis Anong dikonfirmasi BN menyatakan akan menindaklanjuti masalah ini ke dinas terkait dan aparat penegak hukum.

“Kami akan meminta pertanggung jawabnya TP4D, terkait proyek ini, meminta agar melakukan pengusutan kasus ini sampai tuntas dan menjelaskan ke publik karena ini tanggung jawabnya selaku pengawas,” tegas Anong *** (Yan Pullar) bersambung…

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in KALBAR

To Top