TNI, Polri, BPBD Bersama Elemen Masyarakat Kerja Bakti Di TKP Banjir


BANYUWANGI, JATIM, BN – Menindaklanjuti bidiknasional.com terjadi bencana alam Banjir di Desa Alas Malang sekitarnya Kecamatan Singojuruh bahwa semua elemen masyarakat Banyuwangi mulai Relawan, RAPI, BPBD, Medis, LSM, dan TNI POLRI bahu membahu kerja bakti di tempat kejadian banjir Sungai Badeng Binau Songgon untuk membantu warga yang kena musibah, adapun kerugian materiil mulai rumah, mobil, tempat ibadah, persawahan, dll.
Tim wartawan BIDIK Nasional meng-konfirmasi Kapolsek Singojuruh AKP Sumono, SH menjelaskan.
“Kami bersama jajaran Polres Banyuwangi bersama TNI dan elemen masyarakat bahu membahu kerja bakti di lokasi banjir untuk membantu warga yang terkena mudibah banjir Sungai Bedeng Binau Songgon yang meluap dikarenakan turun hujan deras hari kemarin,” jelasnya. (23/06/2018).
Kapolsek Singojuruh AKP Sumono, SH menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan Koramil Singojuruh, Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh dan Posko peduli bencana alam ada di Desa Alas Malang serta berkoordinasi dengan TNI, BPBD Banyuwangi, serta posko bencana alam juga menerima bantuan dari Dermawan untuk warga yang kena musibah banjir.

Kepala dinas PU Bina Marga Banyuwangi, H. Ir. Mujiono menyampaikan.
“Betul mas, pihak Kami sudah menyiapkan semua mulai dum truk, ekstalator bego, krane truck, tangki air, mesin potong, alat alat lainnya untuk mempermudah bersihkan tanah pasir yang ada jalan raya yang diakibatkan melubernya Sungai Bedeng Binau Singgon dan dibantu oleh semua pegawai SKPD PU Bina Marga Banyuwangi, agar cepat terselesaikan semua,” jelasnya pada Tim wartawan BIDIK Nasional. (23/06/2018).
Dilain terpisah Kepala dinas PU pengairan Banyuwangi H.DR.Ir. Guntur Priambodo menyampaikan.
“Benar mas, kami bersama Tim SKPD PU Pengairan sudah menyiapkan kegiatan Tanggap Darurat dengan melaksanakan Normalisasi 6 bendungan luas sekitar 1000 hektar DAS bedeng dan Rehabilitasi jaringan air bersih kembali berfungsi Sumberarum dan DAS lainnya serta perbaikkan pipa air yang sudah rusak, ” jelasnya. (23/06/2018).
Harapannya saudara Guntur Priambodo dan saudara Mijiono menghimbau kedepan masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan sungai dan hutan agar jangan lagi buang sampah sembarangan di sungai, akan tetapi selalu menjaga kelestarian lingkungan sungai dan hutan. (Tim BIDIK Nasional)



