Desa Bugisan Klaten Kembangkan Potensi Wisata Candi Kembar

0

KLATEN, JATENG, BN – Sebanyak 260 seniman ikut memeriahkan gelaran Festival Candi Kembar di Kompleks Candi Plaosan Desa Bugisan, Prambanan, Klaten.

Mereka tergabung dalam 35 kelompok seni yang berasal dari wilayah Klaten, Jogja, Jakarta hingga Kalimantan.

Kepala Desa Bugisan Heru Nugroho mengatakan, Festival Candi Kembar yang digelar untuk kali ketiga ini berlangsung sejak 31 Agustus hingga 2 September 2018.

Menurutnya, festival pada tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, pada tahun ini untuk kali pertama ditampilkan Tari Ramayana Candi Plaosan yang dipentaskan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

“Kami memang meminta mereka untuk menciptakan tarian yang menceritakan terbentuknya candi dengan segala kehidupan di dalamnya,” kata Heru, Minggu (2/9/2018).

Menurut Kades Bugisan, munculnya gagasan untuk menampilkan tarian dalam festival kali ini adalah guna mendukung paket wisata di Desa Bugisan.

Jika selama ini tarian Ramayana identik dengan Candi Prambanan maka di Candi Plaosan ada tarian yang diharapkan bisa menarik wisatawan domestik dan asing untuk datang ke Plaosan.

“Kedepannya kami akan melakukan kerjasama dengan ISI Surakarta dalam mengembangkan tarian ini ke warga Desa Bugisan, Mereka [ISI Surakarta] akan menjadi mentor untuk mengajarkan Tarian Ramayana Candi Plaosan. Harapannya, warga desa  mampu menyerap tarian yang diajarkan tersebut guna menunjang sektor pariwisata di Desa Bugisan,” pungkas Heru Nugroho.

Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di Desa Bugisan melalui penyelenggaraan Festival Candi Kembar tahun ini.

“Saya kira candi dengan bentuk kembar seperti ini hanya ada di Candi Plaosan saja. Bila dikelola dengan baik, saya yakin potensi wisata di Desa Bugisan bisa berkembang sehingga tidak kalah dengan Candi Prambanan,” kata Bupati Sri Mulyani.

Bupati meminta Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten bersama Pemerintah Kecamatan Prambanan untuk terus mendukung dan menjadi pendamping dalam  pengembangan pariwsata di Desa Bugisan.

Hal ini perlu dilakukan agar pengembangan desa wisata dapat lebih terarah dan memiliki dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya. (rkt).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *