Penerimaan Siswa Baru Di SMPN 2 Banyuwangi Patut Dipertanyakan


BANYUWANGI, JATIM, BN – Adanya siswa baru yang diterima di SMPN 2 Banyuwangi menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Pasalnya, siswa tersebut diterima bukan saat penerimaan peserta didik baru melainkan disaat proses belajar mengajar yang sudah mendekati satu semester.
Padahal, untuk bisa diterima sebagai siswa di SMPN 2 Banyuwangi pada penerimaan peserta didik baru harus melalui proses seleksi yang sangat ketat.
Menanggapi hal tersebut Kepala SMP N 2 Banyuwangi melalui wakilnya Ahmad Zaenul Arifin mengatakan, “memang benar kami menerima siswa tidak saat penerimaan peserta didik baru, hal itu dikarenakan niat baik dari sekolah untuk menampung anak yang putus sekolah,” jelasnya.
Menurut Ahmad Zaenul Arifin, siswa tersebut sebelumnya merupakan murid dari sekolah di pondok pesantren yang ada di Banyuwangi, dikarenakan tidak kerasan sehingga anak tersebut ngambek dan tidak mau sekolah.
“Sesuai arahan dari Kepala sekolah, jika ada laporan dari masyarakat ada anak putus sekolah, kami sebagai lembaga pendidikan negeri wajib menerimanya,” tambahnya.
Sementara itu, kepala dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi Drs. Sulihtiyono ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsApp sampai berita ini dikirim ke redaksi belum memberikan jawaban. (rip)



