JATIMSURABAYA

Jaring Lulusan Terbaik, BPJS Kesehatan Gandeng ITS Surabaya Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia

SURABAYA, BIDIKNASIONAL.com – BPJS Kesehatan bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui penelitian. Kerja sama ini tertuang dalam Nota Kesepahaman tentang Rekrutmen dan Seleksi, Magang, Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang disepakati pada Jumat (09/09) di Gedung Rektorat ITS. 

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal Abdullah menyampaikan kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan ITS Surabaya ini merupakan bukti bahwa BPJS Kesehatan, sebagai badan hukum publik besar yang diberikan wewenang untuk menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan JKN tidak main-main dalam sektor pengembangan SDM.

‘’Kami percaya SDM yang kompeten dan memiliki attitude yang baik lah yang akan mempertahankan BPJS Kesehatan tetap sustain. Kami mengundang adik-adik mahasiswa ITS Surabaya mengabdikan kemampuan diri untuk melayani bangsa dan negara, dengan mengusung konsep Fun and Meaningful bekerja di BPJS Kesehatan sangatlah menyenangkan,’’ terang Afdal dalam acara yang juga dihadiri oleh Rektor ITS Surabaya Mochamad Ashari dan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan ini.

Tidak hanya berlaku bagi mahasiswa dan sivitas akademika, perjanjian kerjasama ini secara luas juga menjaring alumni-alumni ITS untuk dapat berkolaborasi dan berkontribusi dalam pengembangan program JKN.

Terkait penelitian dan riset, Afdal menyampaikan BPJS Kesehatan membuka peluang sebesar-besarnya kepada mahasiswa dan peneliti untuk memanfaatkan data yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan.

‘’Kami yakin data tersebut akan bermakna jika dilakukan analisa lebih lanjut sehingga menghasilkan sebuah rekomendasi untuk pelaksanaan Program JKN kedepannya. Kami harap, dengan adanya kerjasama ini, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan ITS Surabaya dapat semakin hangat. Kedepannya jika terdapat hal-hal lain yang dapat dikolaborasikan, kami akan sangat terbuka,’’ ujarnya.

Rektor ITS Surabaya, Mochamad Ashari dalam sambutannya menyampaikan posisi Indonesia di Industri Kesehatan masih memiliki beberapa tantangan, salah satunya pada aspek sumber daya manusia. Banyak skill yang masih harus dikembangkan karena pengembangan industri Kesehatan merupakan sebuah langkah dalam menciptakan ketahanan nasional.

‘’BPJS Kesehatan telah mengembangkan ekosistem digital untuk mempercepat inovasi dan difusi kesehatan digital. Kami dari ITS siap untuk berperan dan mengisi celah dimana ada bidang yang sepertinya belum terjamah dengan baik. Semoga dengan penandatanganan MOU ini dapat diimplementasi dengan baik ,semakin berkembang, serta dapat  memberikan kontribusi langsung dan nyata kepada masyarakat, dunia industri, bangsa dan negara Indonesia,’’ tutup Ashari.

Laporan: rn/wn/boody

Editor: Budi Santoso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button