Rencana Outing Class SMPN 1 Kebonarum Klaten Akhirnya Dibatalkan

0
Surat Edaran Berkop OSIS

KLATEN, JATENG, BN – Rencana kegiatan outing class SMPN 1 Kebonarum Klaten batal digelar. Langkah tersebut diambil menyusul larangan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten sehari jelang rencana kegiatan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdik Klaten, Lasa, kepada Bidik Nasional, Selasa (4/9/2018).

“Kami telah memerintahkan Kasek untuk membatalkan rencana kegiatan outing class. Pada hari Senin (3/9) seluruh orangtua wali murid kelas tujuh dikumpulkan di sekolah dan uang yang sudah dibayarkan untuk kegiatan outing class telah dikembalikan ke wali murid secara utuh tanpa potongan,” kata Kabid Pembinaan SMP.

Menurut Lasa, kegiatan seperti outing class dan study tour sebenarnya boleh dilaksanakan pihak sekolah tetapi harus sudah dikomunikasikan dengan orangtua wali murid terlebih dahulu. Selain itu, kegiatan yang akan diadakan tidak boleh ada unsur paksaan kepada siswa dan wali murid serta tidak memberatkan orangtua wali murid.

“Seluruh rencana kegiatan yang akan diadakan pihak sekolah harus sudah mendapat persetujuan dari orangtua wali murid. Rencana anggaran juga harus transparan. Bagi siswa dari keluarga tidak mampu harus digratiskan, jadi diadakan subsidi silang. Dan bagi siswa yang tidak mengikuti kegiatan outing class atau study tour bisa diganti dengan memberi tugas lain. Selain itu, tujuan kegiatan juga jangan terlalu jauh agar tidak memberatkan dari segi biaya,” jelas Lasa.

Terkait surat pemberitahuan berkop Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), menurut Kabid Pembinaan SMP Disdik Klaten, hal tersebut tidak dapat dibenarkan.

“Tidak boleh, lembaga bila keluar ya harus menggunakan surat berkop sekolah. Mengenai teknis di lapangan yang mengerjakan OSIS boleh saja tetapi koordinator tertinggi di sekolah harus Kasek dan Wakasek,” pungkasnya.

Terpisah, salah seorang wali murid membenarkan bahwa uang untuk kegiatan outing class telah dikembalikan oleh pihak sekolah.

“Hari Senin kita dikumpulkan di sekolah dan tidak boleh diwakilkan mas. Katanya rencana kegiatan ke Yogya dibatalkan dan uangnya sudah dikembalikan utuh nggak ada potongan,” kata wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Sekadar informasi, kasus bermula dari rencana outing class yang ditujukan bagi siswa kelas VII  SMPN 1 Kebonarum Klaten. Dalam surat pemberitahuan berkop OSIS yang diterima Bidik Nasional disebutkan rencana tujuan ke Denhanud 474 Paskhas Lanud Adisucipto Yogyakarta pada tanggal 1 September 2018.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris OSIS serta diketahui Kasek dan Wakasek Kesiswaan disebutkan biaya yang dikenakan kepada setiap siswa kelas VII adalah sebesar Rp220.000.  Sayangnya, kegiatan tersebut dikeluhkan karena rencana kegiatan diputuskan tanpa melalui proses musyawarah dengan orangtua wali murid. (rkt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *