Press "Enter" to skip to content

Tim OAC Polres Blora Bekuk Bandar Narkoba Jaringan Lapas Kedung Pane Semarang

BLORA, JATENG, BN – Peredaran narkoba di Kabupaten Blora, Jawa Tengah dipersempit ruang geraknya. Tindakan pengendalian yang gencar dilakukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Operasi Antik Candi (OAC)  2018 Polres Blora membuahkan hasil.

Tim OAC berhasil meringkus tiga orang diduga pelaku tindak pidana narkotika, Ngatni (41), Mulyono (55), dan Mintaraga alias Aga (33). Penangkapan jaringan pengedar narkoba ini setelah petugas melakukan pengembangan paska tertangkapnya salah satu dari mereka.

TIM Sat Gas Gakkum Ops Antik Candi 2018 Polres Blora telah berhasil ungkap kasus narkotika jenis sabu beserta barang bukti lainya.

Diantaranya :

  • 1 (satu) plastik klip berisi kristal bening yang diduga sabu dengan berat 6,82 gram ditimbang beserta pembungkusnya.
  • 1 (satu) buah ATM MANDIRI
  • Uang Tunai Rp. 1.010.000 ( satu juta sepuluh ribu rupiah)
  • 3 Buah Dompet Milik Tersangka
  • 1 (satu) unit speda motor honda Vario warna hitam dengan no. Pol K 2921 VM
  • 1 (satu) unit speda motor yamaha Exride warna merah kombinasi warna putih dengan No.Pol K 3011 KY
  • 1 Unit SPM merek Suzuki Satria F 150 warna merah dengan No. Pol H 6286 ES.
  • 1(satu) buah handphone merek Nokia type 105 warna hitam
  • (satu) buah Handphone merek Oppo warna putih
  • (satu) buah Handphone merek OPPO type A57 warna putih.
  • (satu) buah Handohone merek Nokia warna Hitam.

Kapolres Blora, AKBP Sartono melalui Kasat Narkoba AKP Suparlan membeberkan perihal kronologis kejadian. Bermula pada Hari Senin sekira pukul 12.30 WIB Anggota Satgas gakum Ops Antik Candi 2018 telah berhasil mengamankan 3 orang pelaku tindak pidana narkotika yang awal mulanya petugas mengamankan seorang perempuan yang berada di Jalan Raya Blora – Rembang komplek Pasar Medang Ds. Sendangharjo Kec. Blora Kab. Blora bernama Ngatni dan 1 (satu) Paket Narkotika yang diduga Jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening, dengan berat 6.82 gram, dari hasil interogasi barang tersebut di dapat dari seseorang di Kab. Jepara yang rencananya paket narkotika tersebut akan diantar kepada seseorang yang berada Kecamatan Cepu.

Namun, lanjut Suparlan sebelum sampai tujuan Ngatni sudah diamankan oleh anggota Satresnarkoba selanjutnya petugas melakukan pengembangan kasus dengan melakukan penangkapan terhadap seseorang yang berada di Kec. Cepu yakni Mintaraga Alias AGA Bin Slamet, Warga Megalrejo, Kelurahan Belum, Kecamatan Cepu.

Setelah dilakukan interogasi petugas kembali melakukan pengembangan kasus dengan melakukan penangkapan terhadap Mulyono yang berada Dusun. Caper Desa. Ngaglik Kecamatan Kasiman Kab. Bojonegoro Propinsi Jawa Timur.

“Dari hasil hasil interogasi Sdr. Mulyono lah yang memesan paket narkotika tersebut melalui perantara sesorang yang berada di Lapas Kedung Pane Semarang yang bernama Purganyik,” tuturnya pada wartawan Rabu,(5/9/2018) yang selanjutnya TSK beserta barang bukti diamankan dan di bawa ke Kantor Satnarkoba Polres Blora untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Tersingkapnya  peredaran narkoba itu diawali informasi dari masyarakat adanya bisnis narkoba, disusul beberapa anggota melakukan penyelidikan, dan ternyata informasi itu benar.

“Kami terus kembangkan, termasuk melacak perantara di Semarang itu,” jelas  Kasat Narkoba Polres Blora AKP Suparlan. (P.Jo/ali)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.