Press "Enter" to skip to content

HUT TNI Ke 73 Tahun 2018 Di Pemkab Tulungagung Meriah

Photo Plt Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo serahkan Pucuk Nasi Tumpeng ke Komandan Kodim 0807 Letkol Inf Wildan Bahtiar

TULUNGAGUNG, JATIM, BN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke 73 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, mementaskan drama kolosal perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI melawan penjajahan Belanda dengan latar belakang pertempuran di sekitar Hotel Yamato Surabaya, di halaman Pemkab Tulungagung, Jumat, 05 Oktober 2018.

Teatrikal yang dimainkan komunitas Pondok Pesantren Al Badru Alaina, Kecamatan Ngantru itu digelar sesaat setelah upacara bersama memperingati HUT Ke-72 TNI.

Kendati drama dilakonkan oleh mayoritas santri pondok pesantren Kyai Amu Sugito, teatrikal yang dilakukan ketiga kalinya di lapangan parkir depan Pemkab Tulungagung itu berlangsung meriah.

Dalam skrip yang diperankan, drama mengisahkan kekejaman tentara Jepang saat menguasai wilayah Republik Indonesia.

Skenario drama diawali dengan gambaran rakyat Indonesia yang dipekerjakan secara paksa (romusha) oleh tentara Jepang, dengan segala siksaan dari tentara Jepang, hingga akhirnya Soekarno, Mohammad Hatta memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada babak selanjutnya, setelah munculnya maklumat pemerintah Indonesia pada 31 Agustus 1945 yang menetapkan bahwa terhitung mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Saka Merah Putih dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia.

Gerakan pengibaran bendera tersebut makin meluas ke segenap pelosok kota Surabaya.

Puncaknya gerakan pengibaran bendera di Surabaya terjadi pada insiden perobekan bendera Belanda di Yamato Hoteru/Hotel Yamato atau Hotel Oranye pada zaman kolonial (sekarang bernama Hotel Majapahit) di Jln. Tunjungan No. 65 Surabaya.

Dalam upacara peringatan HUT TNI di lapangan parkir kantor Bupati Tulungagung, Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Letkol Inf. Wildan Bahtiar bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri seluruh jajaran Forpimda Tulungagung, termasuk Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo MM, jajaran Polri, pelajar, mahasiswa dan elemen masyarakat.

Letkol Inf. Wildan Bahtiar, Dandim 08-07 Tulungagung, mengapresiasi, penampilan drama kolosal yang menggambarkan perjuangan tentara bersama rakyat bersatu merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Pada HUT ke 73 TNI ini mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat.Tema singkat namun padat ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara, adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

TNI selain menghadapi kompleksitas tantangan ke depan, juga harus menghadapi gejolak alam yang terjadi akhir-akhir ini.TNI sebagai satuan yang siaga di masa damai, harus membantu pemerintah menanggulangi bencana terjadi di berbagai daerah. (Subiyanto)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.