UGM dan Pemkab Klaten Bikin Sekolah BUMDes


KLATEN, JATENG, BN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Klaten mengadakan sosialisasi Perda Nomor 1 tahun 2018 tentang Pendirian dan Pengelolaan BUMDes. Kegiatan yang diadakan di aula Kantor Desa Sumberejo, Klaten Selatan, dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani, Prof Suratman dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Asisten I Setda Klaten, camat dan kepala desa se-Kabupaten Klaten.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sri Mulyani mencanangkan terbentuknya Sekolah BUMDes yang diinisiasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
“Saya berharap dari 219 BUMDes dengan potensi yang ada bisa terus dikembangkan, terus berinovasi dan BUMDes yang sudah didirikan bisa mensejahterakan masyarakat,” kata Bupati Sri Mulyani.
Prof Suratman dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengatakan, UGM akan membantu pendampingan di sekolah BUMDes, mulai dari penggalian potensi hingga memasarkan potensi yang sudah dibentuk dari sekolah BUMDes tersebut. Model sekolah bisa melalui praktik kerja lapangan mahasiswa hingga profesor masuk desa.
“Harapannya BUMDes di Klaten dapat menjadi percontohan model pembangunan ekonomi kreatif berbasis BUMDes,” kata Prof Suratman kepada wartawan di sela-sela kegiatan sosialisi, Rabu (2/8/2018).
Kepala Dispermasdes Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto menyampaikan, perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Klaten cukup signifikan. Sejak 2010 hingga 2015 terbentuk 68 BUMDes. Pada tahun 2016 terbentuk 77 BUMDes, 2017 ada sebanyak 70 BUMDes dan Januari-Juli 2018 sebanyak empat BUMDes. Sehingga dari total 391 desa di Kabupaten Klaten sudah terbentuk 219 BUMDes.
“Harapannya desa-desa lain bisa termotivasi untuk membentuk BUMDes karena merupakan salah satu terobosan meningkatkan perekonomian rakyat,” katanya. (rkt)



