Belasan Kades Malaysia Bakal Belajar Di Ponggok Klaten

0

KLATEN, JATENG, BN – Sebanyak 15 kepala desa (kades) dari Malaysia berencana berkunjung ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo dalam waktu dekat ini. Mereka akan belajar tentang pengelolaan keuangan desa, pemerintahan desa serta pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes dengan segala unit-unit usahanya.

Demikian disampaikan Menteri Pembangunan Luar Bandar Malaysia, Y.B. Datuk Seri Rina Mohd Harun saat berkunjung di Desa Ponggok, Sabtu (27/10). Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Bupati Sri Mulyani, Staf Kementerian Desa serta Forkompinda.

Menurut Rina, dalam waktu dekat ia akan mengutus 15 kepala desa di Malaysia untuk belajar di Desa Ponggok selama 5 hari tentang bagaimana membangun desa, bukan hanya dari sisi infrastruktur saja namun juga dalam hal pemberdayaan masyarakat. Setelah itu para kepala desa diminta untuk mengaplikasikan ilmu tersebut di daerahnya msing-masing.

“Malaysia dan Indonesia sama-sama ingin belajar terkait pembangunan desa. Di Malaysia juga ada bantuan untuk desa-desa seperti pembangunan jalan, lampu dan bangunannya. Pembangunan desa tidak hanya terpaku pada sisi infrastruktur tetapi juga sisi pemberdayaan masyarakat,” kata Rina kepada wartawan.

Rina menjelaskan, dengan sistem kelola dana yang baik maka desa bisa melakukan pemberdayaan ekonomi bagi warganya. Dampaknya, warga tidak perlu lagi mencari pekerjaan ke kota karena lapangan pekerjaan sudah tersedia di desa.

Sementara itu, Bupati Sri Mulyani berharap kedatangan Menteri Pembangunan Luar Bandar Malaysia akan membawa berkah dan semangat untuk mengembangkan potensi BUMDes sehingga Desa Ponggok bisa menjadi destinasi wisata domestik maupun mancanegara.

“BUMDes Tirta Mandiri Ponggok berhasil mengelola dana desa dengan konsep holding dan kemitraan berupa PT Umbul Ponggok yang telah berkembang menjadi destinasi wisata air. Ini menarik dijadikan percontohan bagi desa-desa lain,” kata Bupati Sri Mulyani. (rkt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *